Mengajar telah menjadi profesi nomor satu di kalangan generasi muda Finlandia—di atas kedokteran dan hukum—dan bahwa pendidikan guru dasar di universitas-universitas Finlandia merupakan salah satu pilihan studi yang paling kompetitif.
Keadilan, kejujuran, dan keadilan sosial mengakar kuat dalam cara hidup orang Finlandia. Orang-orang mempunyai rasa tanggung jawab bersama yang kuat, tidak hanya terhadap kehidupan mereka sendiri, namun juga terhadap kehidupan orang lain. Pembinaan kesejahteraan anak dimulai sejak ia dilahirkan dan berlanjut hingga ia mencapai usia dewasa.
Pada awal tahun 2020-an, sistem sekolah Finlandia terus mengungguli sebagian besar sistem sekolah di negara-negara OECD lainnya dalam hal membaca, matematika, dan literasi sains pada akhir pendidikan menengah pertama (pada usia 15 tahun), mempunyai tingkat pendidikan yang lebih adil. sistem pendidikan yang efisien, serta memiliki anak-anak yang menunjukkan tingkat kepuasan hidup tertinggi di sekolah dibandingkan negara lain.
pada tahun 1950an Finlandia,dengan Komite pendidikan memainkan peran yang sangat penting ketika landasan bagi pendidikan dasar yang komprehensif bagi semua siswa Finlandia diletakkan, dan visi tersebut akhirnya terwujud pada tahun 1970.
komite ini mempunyai tempat sentral dalam sejarah pendidikan Finlandia. Pertama, para anggota memberikan perhatian khusus untuk merumuskan tujuan baru pendidikan, sehingga menyimpang dari tradisi Jerman dalam pendidikan Finlandia. Panitia mengemukakan gagasan bahwa sekolah harus bertujuan mendidik generasi muda untuk mewujudkan diri mereka sebagai individu holistik, yang memiliki motivasi intrinsik untuk pendidikan lebih lanjut. Muatan pendidikan yang akan mengarah pada tujuan umum tersebut dikelompokkan menjadi lima bidang tematik lintas kurikuler, yang kemudian menjadi model bagi Komite Kurikulum Sekolah Komprehensif. Komite Sistem Pendidikan, memulai tugasnya pada untuk menetapkan peraturan wajib belajar dan kerangka prinsip umum untuk menentukan bagaimana bagian-bagian berbeda dari sistem pendidikan harus saling terkait.
Peran yang dimainkan oleh beberapa organisasi masyarakat sipil di Finlandia. Bab ini tidak membahas analisis mendalam mengenai pengaruh kelompok-kelompok ini terhadap reformasi pendidikan di Finlandia. Namun, contoh bagus keterlibatan masyarakat sipil dalam pengembangan kebijakan pendidikan adalah peran yang dimainkan oleh Asosiasi Guru Sekolah Dasar Finlandia (FPSTA) sejak tahun 1946.
Di Finlandia, siswa yang telah lulus mata kuliah wajib di sekolah menengah atas umum berhak mengikuti Ujian Nasional Matrikulasi. Ujian ini diselenggarakan oleh Badan Ujian Matrikulasi dan diselenggarakan secara serentak di semua sekolah nasional. Tidak ada ujian nasional bagi siswa lulusan sekolah menengah kejuruan. Sebaliknya, sekolah kejuruan menilai bentuk dan isi ujian sertifikasi. Mahasiswa yang berhasil menyelesaikan salah satu jalur tersebut dapat mendaftar ke institusi pendidikan tinggi, yaitu politeknik atau universitas.
Ujian Matrikulasi pertama kali diperkenalkan pada tahun 1852 sebagai ujian masuk Universitas Helsinki. Siswa harus menunjukkan bukti yang cukup tentang pengetahuan akademis umum dan mahir berbahasa Latin. saat ini, tujuan dari ujian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa telah mengasimilasi pengetahuan dan keterampilan yang disyaratkan oleh kurikulum inti nasional, serta apakah mereka telah mencapai tingkat kematangan yang sejalan dengan tujuan pendidikan umum sekolah menengah atas. sekolah. Siswa mengikuti tes dalam setidaknya empat mata pelajaran. Lulus ujian matrikulasi, yang hanya diberikan di sekolah menengah atas umum, memberikan hak kepada calon siswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Ujian Matrikulasi diselenggarakan oleh lembaga eksternal yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dewan tersebut beranggotakan sekitar 40 orang, yang mencakup profesor universitas, guru sekolah menengah, dan pembuat kebijakan pendidikan. Ujian disiapkan dan ditandai oleh komite mata pelajaran terpisah yang seluruhnya beranggotakan 330 anggota, sebagian besar dari mereka adalah guru sekolah saat ini atau sebelumnya. Sekretariat dewan yang bertanggung jawab terhadap hal-hal teknis yang berkaitan dengan pemanfaatan, pengamanan, dan pengelolaan ujian mempunyai staf sebanyak 22 orang.
Bagaimana struktur ujian ini, dan apa yang diukur? Siswa harus lulus setidaknya empat tes individu untuk mendapatkan sertifikat Ujian Matrikulasi. Pertama, ujian yang menilai kompetensi siswa dalam bahasa ibu mereka (Finlandia, Swedia, atau Sami) adalah wajib bagi semua orang. Kedua, setiap siswa memilih tiga tes tambahan dari kelompok berikut: bahasa domestik kedua (misalnya Swedia), bahasa asing (paling sering bahasa Inggris), matematika, dan satu tes dari kategori humaniora dan sains. Ketiga, siswa juga dapat menambahkan ujian pilihan pada mata pelajaran berikut: berbagai bahasa asing, sejarah, kewarganegaraan, biologi, geografi, fisika, kimia, pendidikan kesehatan, psikologi, filsafat, etika, dan studi agama. Siswa memiliki waktu maksimal 6 jam untuk menyelesaikan setiap ujian.
Ujian ditawarkan dua kali setahun, pada bulan September dan Maret – April. Siswa harus menyelesaikan semua ujian yang diwajibkan dalam tiga periode ujian berturut-turut—dengan kata lain, dalam waktu 1 tahun sejak mereka mengikuti ujian pertama. Semua tes, kecuali mendengarkan dan memahami bacaan dalam bahasa domestik dan asing kedua, biasanya memerlukan penulisan ekstensif dalam tugas-tugas terbuka. Proses ujian menjadi sepenuhnya digital pada tahun 2019 ketika siswa mengerjakan ujian matematika menggunakan komputer, sehingga memungkinkan penggunaan materi yang lebih luas dalam soal ujian, seperti video, audio, dan grafik dinamis.
Siswa kejuruan melakukan penilaian hasil pembelajaran dan keterampilan di tingkat sekolah. Prinsip di balik penilaian ini adalah untuk mengembangkan citra diri yang positif dan pertumbuhan pribadi pada siswa dengan berbagai jenis kompetensi. Siswa diukur berdasarkan penilaian diri mereka sendiri, serta melalui wawancara dengan guru mereka. Selain itu, instruktur pelatihan di tempat kerja juga berpartisipasi dalam penilaian di tempat kerja. Kinerja dinilai dari 1 (memuaskan) hingga 3 (sangat baik). Dengan tidak adanya ujian nasional pendidikan kejuruan, Badan Pendidikan Nasional mengeluarkan rekomendasi untuk menjamin kesetaraan dalam penilaian.
Referensi
Sahlberg, P. 2021. Finnish Lessons 3.0: What can the world learn from educational change in Finland?. New York: Teachers College Press

Nama : Isdiana Susilowati Ibrahim
BalasHapusNpm : 2386206058
Kelas : VB PGSD
Setelah membaca materi di atas, Saya ingin bertanya Pak Mengapa peran guru dalam pendidikan Finlandia ini sangat penting dan juga Mengapa profesi guru di sana sangat dianggap penting🙏
Nama:Elisnawatie
HapusKelas:VD
NPM:2386206069
Izin menjawab isdii karena guru adalah pusat dari kualitas pendidikan di filandia tidak ada ujian nasional atau rangking antar sekolah ,jdi keberhasilan pendidikan tergantung pada kualitas guru ,guru dipandang sebagai ahli pendidik ,bukan sekedar pengajar Mereka dididik bukan hanya untuk “mengajar,” tapi untuk meneliti, menganalisis, dan mengembangkan metode belajar baru dan juga di Finlandia, guru adalah jantung pendidikan dan penentu kualitas bangsa.
Mereka dihormati karena profesionalismenya, dipercaya karena kompetensinya, dan didukung karena kontribusinya membentuk generasi masa depan.
Izin menjawab isdiana....Peran guru di Finlandia sangat penting karena sistem pendidikannya mereka yang di tetapkan berbasis kepercayaan, bukan pengawasan. Guru diberi kebebasan membuat rancangan pembelajaran sesuai kebutuhan pada siswa, sehingga kualitas guru menjadi kunci keberhasilan bagi pendidikan mereka.terimaksih semoga terjawab yaaaa pertanyaan nya🥰🥰
HapusHallo ka Isdiana saya izin menanggapi
HapusPeran guru dalam pendidikan Finlandia kenapa sih dianggap sangat penting? Ini dikarenakan guru atau pendidik di Finlandia merupakan tombak pendidikan bagi negara Finlandia, guru di Finlandia diberikan kebebasan dalam mengatur strategi pembelajaran baik itu metode ,media ajar, penerapan pembelajaran bahkan menetapkan ujian yang akan diikuti peserta didik. Hal ini tentunya menjadikan objek seorang pendidik penting karena keberhasilan anak didik itu bergantung pada cara pengajaran seorang guru atau pendidik di Finlandia.
Lalu mengapa profesi guru di sana sangat dianggap penting? Seperti yang saya jawab di atas profesi guru di Finlandia itu sangat penting karena merupakan tombak pendidikan bagi negara Finlandia melalui guru anak didik dititipkan untuk menguasai pembelajaran. pembelajaran yang diajarkan pastinya sudah memiliki predikat tinggi untuk membantu siswa mendapatkan informasi ,menambah pengetahuan ,wawasan ,dan lain sebagainya.
Jadi orang tua di negara Finlandia memang sangat menghargai guru karena pembelajaran yang diajarkan oleh guru di Finlandia kepada murid-muridnya sangat menjamin siswa yang mengikuti pembelajaran bukan hanya paham materi namun memahami konsep dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nama:Imelda Rizky Putri
HapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Izin menjawab pertanyaan dari Isdiana, jadi peran guru di Finlandia sangat penting karena mereka jadi kunci utama kualitas pendidikan, bukan kurikulum atau ujian, jadi semua proses belajar benar-benar bergantung pada profesionalisme guru. Profesi guru sangat dihargai karena seleksinya ketat, pendidikannya tinggi, diberi kepercayaan penuh, dan didukung kesejahteraannya, sehingga guru dipandang sebagai ahli yang punya peran besar dalam membentuk masa depan siswa dan masyarakat.
Nama : Isdiana Susilowati Ibrahim
BalasHapusNpm : 2386206058
Kelas : 5B PGSD
Izin memberikan tanggapan pada materi di atas bapak menurut saya, sistem pendidikan di Finlandia sangat menarik dan bagus karena menempatkan guru sebagai profesi yang sangat dihargai dan berperan penting dalam membentuk karakter siswa. Saya juga kagum pak bagaimana mereka tidak menekankan ujian nasional, tetapi lebih mengfokuskan pada pembelajaran yang menyeluruh dan penilaian yang menghargai siswa. Pendekatan ini bisa menjadi inspirasi bagi pendidikan di Indonesia agar lebih berorientasi pada kesejahteraan dan motivasi belajar anak🙏🏻
Nama : Nabilah Aqli Rahman
BalasHapusNPM : 2386206125
Kelas : 5D PGSD
Setelah membaca dua artikel Bapak tentang pendidikan di Firlandia saya semakin menatap takjub pendidikan di sana dan menatap miris pendidikan kita di sini.
Berbeda dengan Indonesia, banyak guru yang harus berjuang dengan gaji kecil dan aturan yang ketat. Murid-murid di sini sering ikut ujian yang bikin tegang, padahal bisa jadi mereka belum paham betul dengan materi yang diujiankan. Sekolah kadang terasa seperti perlombaan, bukan tempat tumbuh bersama.
Semoga suatu hari nanti pendidikan di Indonesia bisa lebih ramah, adil, dan menyenangkan seperti Firlandia.
Nama : Nabilah Aqli Rahman
BalasHapusNPM : 2386206125
Kelas : 5D PGSD
Apalagi membaca artikel ini tentang sistem ujian di Firlandia, benar-benar patut di apresiasi karena menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran, bukan sekedar angka atau nilai. Dengan memngurangi tekanan ujian dan memberi kepercayaan penuh kepada guru, pendidikan di sana menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.
Anak-anak belajar karena mereka ingin tau, bukan karena takut gagal.
Lagi-lagi saya berharap, semoga semangat ini bisa menginspirasi perubahan positif di negara kita. Indonesia.
Laman ini seolah bersuara dan berbicara bagaimana negara Finlandia memperlakukan para pengajar/para pendidik dengan sangat baik di negaranya. Namun dibalik itu semua, tugas dan tanggung jawab seorang guru di negara Finlandia cukup besar karena setelah pembelajaran siswa akan banyak sekali mengikuti ujian-ujian yang ditetapkan, bahkan di Finlandia ujian yang ditawarkan itu tiga kali setahun pada bulan September,Maret-April siswa benar-benar dituntut untuk menyelesaikan semua ujian dan diwajibkan dalam tiga periode ujian berturut-turut dengan kata lain dalam satu tahun sejak mereka mengikuti ujian pertama.
BalasHapusTapi dibalik banyaknya ujian ,siswa di negara Finlandia dilatih untuk benar-benar memahami apa yang sudah dipelajari.
Nama:Elisnawatie
HapusNPM:2386306069
Kelas:5D
Benar sekali apa yang disampaikan Alusia mengenai pendidikan di Finlandia. Memang di satu sisi Finlandia dikenal sebagai negara yang sangat menghargai profesi guru dan memberikan dukungan penuh terhadap dunia pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kualitas bangsa, sehingga mereka diberikan kepercayaan besar dan tanggung jawab yang tinggi.
Namun di sisi lain, seperti yang disebutkan, meskipun Finlandia jarang memberikan tes harian atau ujian nasional yang berlebihan di tingkat dasar, tetap ada ujian-ujian penting pada jenjang tertentu yang harus diikuti siswa. Ujian tersebut bukan dimaksudkan hanya untuk mengukur angka, tetapi untuk memastikan bahwa siswa benar-benar memahamiapa yang sudah mereka pelajari. Fokus utamanya tetap pada kedalaman pembelajaran, bukan sekadar menghafal.
Artinya: Guru dihargai karena mereka memiliki peran besar menjamin kualitas belajar siswa
Ujian tetap ada tetapi lebih berfungsi sebagai alat evaluasi pemahaman, bukan tekanan berlebihan
Sistemnya mendukung learning for life, bukan learning for test.
Nama: Nanda Vika Sari
BalasHapusNpm: 2386206053
Kelas: 5B PGSD
Setelah saya membaca materi ini, materi ini menunjukkan bahwasanya Finlandia memiliki sistem pendidikan yang sangat amat menghargai profesi guru dan menempatkan pada posisi terhormat dalam masyarakat. Hal tersebut yang menjadi dari salah satu kunci keberhasilan pendidikan mereka, sebabnya guru dipandang bukan sekedar pelaksana kurikulum, namamu juga sebagai profesional berkomponen yang berperan penting dalam membentuk masa depan bangsa.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Nanda yang ini sudah betul banget karena menyoroti bahwa Finlandia sangat menghargai profesi guru dan menempatkannya di posisi terhormat sebagai profesional yang berperan penting bagi masa depan bangsa. Tambahan penting dari materi ini adalah seberapa besar pengakuan itu. Mengajar telah menjadi profesi nomor satu di kalangan generasi muda Finlandia, bahkan mengungguli kedokteran dan hukum. Selain itu, program pendidikan guru dasar di universitas-universitas di sana merupakan salah satu pilihan studi yang paling kompetitif. Ini membuktikan bahwa status guru di sana bukan hanya sekadar wacana, tapi benar-benar didukung oleh persaingan ketat untuk mendapatkan posisi tersebut, yang menjamin kualitas guru. Tambahan pentingnya adalah tentang struktur ujian kelulusan mereka. Finlandia hanya punya satu ujian nasional terstandar di sekolah menengah atas umum, namanya Ujian Matrikulasi. Ujian ini tidak digunakan untuk mengontrol guru, tapi tujuannya untuk mengukur apakah siswa sudah mengasimilasi pengetahuan kurikulum inti dan mencapai tingkat kematangan untuk studi lanjutan. Selain itu, ujian ini juga fleksibel dan digital, memungkinkan siswa menggunakan materi yang lebih luas seperti audio dan video dan menuntut penulisan ekstensif dalam tugas-tugas terbuka, menunjukkan fokus pada pemikiran mendalam, bukan sekadar tes tertutup.
Nama: Nanda Vika Sari
BalasHapusNpm: 2386206053
Kelas: 5B PGSD
Setelah saya baca-baca lagi materi ini yang menurut saya menarik yaitu sistem pendidikan kejuruan yang di Filandia tidak berorientasi dengan tes nasional, melati akan dengan penilaian holistik yang menekankan pengembangan diri, keterampilan yang praktis, dan evaluasi berbasis kerja. Hal inilah yang memperlihatkan kalau Finlandia menghargai setiap jalur pendidikan secara serata dari akademiknya maupun vokasionalnya.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Nanda yang ini sudah sangat benar bahwa reformasi butuh konsistensi, dukungan pemerintah dan masyarakat, dan nilai-nilai sosial budaya. Tambahan yang menguatkan hal ini adalah tentang dasar dari sistem sekolah komprehensif mereka. Visi ini dimulai sejak tahun 1950-an, dengan Komite Pendidikan yang meletakkan landasan bahwa sekolah harus bertujuan mendidik siswa sebagai individu holistik yang punya motivasi intrinsik untuk pendidikan lebih lanjut. Visi ini baru terwujud total pada tahun 1970. Ini membuktikan bahwa keberhasilan mereka adalah hasil dari visi jangka panjang yang sangat konsisten dan bukan kebijakan instan, sesuai dengan yang Nanda sampaikan.
Nama: Nanda Vika Sari
BalasHapusNpm: 2386206053
Kelas: 5B PGSD
Setelah saya membaca materi ini, ternyata materi ini secara keseluruhan sistem pendidikan Finlandia menempatkan kepercayaan profesionalisme guru, dan kesejahteraan siswa dengan pondasi utama. Prinsip inilah yang dapat menjadi inspirasi bagi banyak negara, termasuk indonesia untuk membangun sistem pendidikan yang lebih adil, bermakna, dan juga berorientasi pada pembelajaran seumur hidup.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Nanda yang terakhir ini merangkum dengan baik bahwa kepercayaan profesionalisme guru dan kesejahteraan siswa adalah pondasi utama sistem Finlandia. Tambahan penting dari materi ini adalah bagaimana prinsip itu diterapkan dalam penilaian di jalur kejuruan. Di jalur kejuruan, tidak ada ujian nasional. Penilaian dilakukan di tingkat sekolah, melibatkan penilaian diri siswa, wawancara dengan guru, dan instruktur pelatihan di tempat kerja. Prinsip penilaian ini fokus untuk mengembangkan citra diri yang positif dan pertumbuhan pribadi siswa. Ini menegaskan bahwa kepercayaan tidak hanya diberikan pada guru akademik, tetapi juga pada guru kejuruan dan pada siswa itu sendiri untuk menilai perkembangan mereka.
Nama : Oktavia Ramadani
BalasHapusNpm : 2386206086
Kelas : 5D Keberhasilan pendidikan Finlandia bukan hal yang muncul secara tiba - tiba tetapi hasil dari proses yang panjang yang dibangun dengan serius hal ini yang paling terlihat adalah bagaimana masyarakat Finlandia benar - benar menghargai pendidikan , guru di tempatkan pada posisi yang penting bahkan dianggap sebagai profesi yang paling penting di negara tersebut , ini membuat orang - orang berkompetisi untuk menjadi guru , sehingga kualitas pendidikan dapat terjaga, selain itu nilai - nilai seperti kejujuran , keadilan dan kepedulian sosial sudah menjadi budaya hidup di masyarakat Finlandia , nilai - nilai inilah yang kemudian masuk ke sekolah sehingga pendidikan tidak hanya berfokus pada pelajaran saja , tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa , anak - anak di bimbing sejak kecil agar tumbuh menjadi pribadi yang bertangggung jawab dan juga mandiri. Mengajar di Finlandia telah menjadi profesi nomor satu di kalangan generasi muda , di atas kedokteran dan hukum ternyata pendidikan guru dasar di universitas Finlandia merupakan studi yang paling kompetitif.
Nama : Oktavia Ramadani
HapusNpm : 2386206086
Kelas : 5D izin menambahkan pak pada materi ini juga menjelaskan bahwa Finlandia sudah memulai reformasi pendidikan sejak lama, mereka memiliki komite yang merancang arah pendidikan dengan yang sangat matang , tujuan dari sekolah bukan lagi sekedar membuat siswa pintar secara akademik saja tetapi dapat membantu mereka berkembang sebagai individu yang utuh dan mempunyai motivasi belajar dari dalam diri , inilah yang akan membuat pendidikan Finlandia terasa lebih manusiawi dan tidak menekan siswa , di Finlandia juga mempunyai ujian matrikulasi yang sangat terstruktur , ujian ini tidak menekankan hafalan tetapi kemampuan berpikir siswa.
Nama:bella ayu pusdita
BalasHapusKelas:5d
Nim:3386206114
Izin menananggapi materi diatas pak setelah saya baca dan saya coba pahami Materi ini memberikan pandangan yang sangat komprehensif mengenai dua aspek krusial dari sistem pendidikan Finlandia: status profesi guru dan struktur ujian nasional (Matrikulasi), serta latar belakang filosofis dan historis yang mendukungnya.jadi Secara keseluruhan, materi ini memperkuat citra Finlandia sebagai negara yang membangun sistem pendidikannya di atas kepercayaan, kesetaraan, otonomi profesional guru, dan tujuan yang berpusat pada individu holistik.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Bella Ayu Pusdita sudah sangat komprehensif karena merangkum bahwa sistem Finlandia dibangun di atas kepercayaan, kesetaraan, otonomi guru, dan tujuan holistik yang berpusat pada individu. Tambahan penting dari materi yang bisa ditekankan adalah bagaimana visi holistik itu diwujudkan dalam struktur pendidikan mereka. Materi menyebutkan bahwa Komite Pendidikan Finlandia pada tahun 1950-an meletakkan landasan bahwa sekolah harus bertujuan mendidik generasi muda sebagai individu holistik yang memiliki motivasi intrinsik untuk pendidikan lebih lanjut. Selain itu, muatan pendidikan yang mengarah ke tujuan ini dikelompokkan menjadi lima bidang tematik lintas kurikuler, yang kemudian menjadi model bagi Komite Kurikulum. Ini menunjukkan bahwa visi holistik itu bukan sekadar slogan, melainkan terstruktur secara mendalam dan konsisten dalam perencanaan kurikulum mereka sejak lama.
Nama:bella ayu pusdita
BalasHapusKelas:5d
Nim:2386206114
Izin bertanya pak Mengacu pada sistem penilaian di pendidikan kejuruan yang menekankan pada penilaian diri, wawancara, dan partisipasi instruktur tempat kerja:
apa tantangan terbesar yang mungkin dihadapi oleh Badan Pendidikan Nasional Finlandia dalam memastikan kesetaraan dan standarisasi kualitas hasil lulusan di seluruh sekolah kejuruan, mengingat tidak adanya Ujian Nasional dan penilaian yang dilakukan di tingkat sekolah?
Nama:Elisnawatie
HapusNPM:2386206069
Kelas:5D
Meskipun pendidikan kejuruan di Finlandia tidak memiliki Ujian Nasional dan penilaian dilakukan langsung di sekolah serta tempat kerja, tantangan terbesar Badan Pendidikan Nasional Finlandia adalah menjamin kesetaraan dan standarisasi kualitas lulusan di seluruh wilayah. Hal ini karena penilaian sangat bergantung pada subjektivitas penilai, perbedaan lingkungan kerja, serta variasi sumber daya antar sekolah dan industri. Oleh karena itu, diperlukan langkah penguat seperti standar kompetensi nasional yang jelas, pelatihan dan sertifikasi penilai, portofolio berbasis bukti, serta audit kualitas eksternal. Dengan cara tersebut, semua lulusan tetap memastikan memiliki keterampilan inti yang sama dan dipercaya oleh industri, meskipun jalur penilaian mereka bersifat fleksibel dan kontekstual.
Nama:Imelda Rizky Putri
HapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Izin menjawab pertanyaan dari Bella, jadi menurut saya, tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi kualitas penilaian antar sekolah dan tempat kerja, karena penilaian banyak bergantung pada subjektivitas guru dan instruktur industri. Tanpa ujian nasional, Badan Pendidikan Nasional Finlandia harus ekstra kuat di pelatihan asesor, panduan kompetensi yang jelas, moderasi penilaian, dan evaluasi sampel nasional supaya lulusan tetap setara mutunya dan kesejahteraan siswa tetap terjaga di semua sekolah kejuruan.
Nama : Tarenta Syensis Septiani Mbitu
HapusNPM : 2386206068
Kelas : Vb
Saya izin menjawab pertanyaan komentar dari Bella Ayu Pusdita. Menurut saya, tantangan terbesarnya adalah menjaga supaya penilaian di setiap sekolah tetap adil dan sama bagusnya. Karena nggak ada ujian nasional, setiap sekolah bisa saja menilai dengan cara yang berbeda.
Guru dan pembimbing kerja harus jujur dan teliti saat menilai. Kalau nggak, bisa terjadi ada sekolah yang terlalu mudah dan ada yang terlalu ketat. Itu bisa membuat hasil lulusan terlihat tidak sama.
Supaya tetap adil, di Finlandia guru sering berdiskusi dan bekerja sama, memakai panduan yang sama, dan saling mengecek penilaian. Jadi walaupun caranya berbeda, tujuannya tetap sama, yaitu memastikan semua lulusan punya kemampuan yang baik dan siap bekerja 😊
Nama: Nur Sinta
BalasHapusNPM:2386206033
Kelas: 5B PGSD
Pendidikan di Finlandia melibatkan masyarakat termasuk organisasi guru, orang-orang di sana mempunyai rasa tanggung jawab bersama, keadilan dan kejujuran yang mengakar kuat dalam kehidupan orang Finlandia serta kesejahteraan anak sejak dilahirkan dan berlanjut hingga dewasa. Dalam sistem ujian setelah lulus sekolah menengah atas berhak mengikuti Ujian Nasional Matrikulasi yang diselenggarakan oleh Badan Ujian Matrikulasi Ujian ini bertujuan untuk menguji kemampuan akademik dan Bahasa Latin, sedangkan sekolah kejurunan mengikuti ujian sertifikasi tetapi tetap memiliki kesempatan untuk masuk pendidikan tinggi. Selain itu di Finlandia menyusun pendidikan dengan tujuan untuk membentuk siswa menjadi pribadi yang termotivasi belajar sepanjang hidup mereka, kurikulum di sana dibuat tematik dan saling terkait agar sistem pendidikan saling terkait dan tidak berjalan sendiri-sendiri
Nama:Elisnawatie
BalasHapusKelas:5D
NPM:2386206069
Ternyata keberhasilan pendidikan Finlandia bukan terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dengan keseriusan dan dukungan budaya masyarakatnya. Guru ditempatkan pada posisi yang sangat terhormat sehingga profesi ini menjadi pilihan utama generasi muda dan sangat kompetitif untuk ditembus. Selain fokus pada akademik, pendidikan di Finlandia juga sangat menekankan pembentukan karakter melalui nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, kepedulian sosial, serta kemandirian, sehingga kualitas pendidikan dan hasil perkembangan siswa dapat terjaga dengan baik.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Elisnawatie sudah sangat tepat karena menyoroti bahwa keberhasilan Finlandia adalah proses panjang yang didukung budaya masyarakat, posisi guru yang terhormat, dan fokus pada pembentukan karakter. Tambahan penting dari materi yang bisa ditekankan adalah bagaimana fokus pada karakter dan perkembangan holistik itu diterapkan pada jalur pendidikan kejuruan mereka. Di Finlandia, tidak ada ujian nasional bagi siswa lulusan sekolah menengah kejuruan. Sebaliknya, penilaian hasil belajar dan keterampilan dilakukan di tingkat sekolah, dan prinsip di balik penilaian tersebut adalah untuk mengembangkan citra diri yang positif dan pertumbuhan pribadi siswa dengan berbagai jenis kompetensi. Ini benar-benar menguatkan poin Elisnawatie bahwa mereka mementingkan karakter dan pengembangan diri di atas sekadar nilai ujian, bahkan untuk jalur vokasi.
Nama:Elisnawatie
BalasHapusNPM:2386206069
Kelas:5D
Mengapa ya pak masyarakat Finlandia menempatkan profesi guru sebagai salah satu profesi paling penting di negara tersebut? Serta hubungan apa pak antara penghargaan terhadap guru dengan meningkatnya kualitas pendidikan di Finlandia?
Silahkan teman teman di jawab xixi
Nama:Imelda Rizky Putri
HapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Izin menjawab pertanyaan dari Elisnawatie, jadi menurut saya, masyarakat Finlandia menempatkan guru sebagai profesi penting karena guru dianggap fondasi utama masa depan bangsa dan dipilih lewat seleksi ketat dengan pendidikan tinggi, jadi keahliannya sangat dipercaya. Penghargaan tinggi ini bikin guru termotivasi, bekerja profesional, dan fokus ke kualitas pembelajaran, yang akhirnya berdampak langsung pada mutu pendidikan Finlandia yang stabil dan merata.
Nama : Tarenta Syensis Septiani Mbitu
HapusNPM : 2386206068
Kelas : Vb
Hallo Elisnawatie saya izin menjawab pertanyaan komentar anda yaa. Menurut saya, di Finlandia guru dianggap sangat penting karena mereka yang mengajari anak-anak dan membantu mereka paham pelajaran dengan baik. Guru dipilih dan dilatih dengan sangat teliti, jadi masyarakat menghargai mereka.
Karena guru dihargai dan dipercayai, mereka lebih semangat mengajar dan bisa membuat belajar jadi menyenangkan. Anak-anak jadi lebih paham dan senang belajar, jadi kualitas pendidikan di Finlandia jadi tinggi.
Jadi menurut saya, menghargai guru itu langsung membantu anak-anak belajar lebih baik 😊
Nama:Imelda Rizky Putri
BalasHapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Materi ini sangat menarik karena ngebahas sistem pendidikan Finlandia peran guru dan ujiannya. Jadi tahu kalau di sana guru benar-benar dihargai dan proses belajarnya siswanya lebih fokus pada kualitas nambah wawasan tanpa bikin pembelajaran yang membosankan tetapi menciptakan pembelajaran yang sangat bermakna.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Komentar Imelda Rizky Putri sudah sangat tepat karena menyoroti bahwa pendidikan di Finlandia fokus pada kualitas, kebahagiaan, pengembangan bakat siswa, dan penghargaan pada guru. Tambahan penting dari materi ini adalah bagaimana penghargaan pada guru itu diwujudkan dalam sistem ujian nasional mereka. Ujian kelulusan satu-satunya (Ujian Matrikulasi) itu tidak dipakai untuk mengontrol guru atau membandingkan sekolah; tujuan utamanya adalah mengukur tingkat kematangan siswa untuk pendidikan tinggi. Lebih kerennya lagi, ujian ini disiapkan dan ditandai oleh komite yang sebagian besar anggotanya adalah guru-guru yang mengajar di sekolah. Jadi, ini menunjukkan bahwa kepercayaan pada guru itu menyeluruh, bahkan sampai pada penentuan standar kelulusan nasional. Hal ini selaras dengan fokus pada siswa, karena guru yang terlibat langsung dalam penilaian akan memastikan ujian mengukur apa yang benar-benar bermakna di kelas, bukan sekadar nilai.
Nama : Andi Nurfika
BalasHapusNPM : 2386206017
Kelas : VB PGSD
Pendidikan di Finlandia kelihatan banget dibangun atas dasar kepercayaan dan tanggung jawab bersama.guru jadi profesi paling bergengsi karena memang proses pendidikannya ketat dan dihargai masyarakat. Wajar kalau kualitas pembelajaran mereka stabil dan unggul di banyak bidang. pemerintah dan masyarakat saling dukung, jadi sistemnya jalan tanpa harus banyak drama menariknya, fokus mereka bukan cuma nilai tapi juga membentuk siswa yang utuh dan termotivasi dari dalam.
Nama : Andi Nurfika
BalasHapusNPM : 2386206017
Kelas : VB PGSD
Ujian matrikulasi di Finlandia itu serius banget, tetap dibuat adil bagi semua siswa walaupun ada ujian nasional mereka tetap menjaga supaya penilaian nggak cuma soal angka, tapi juga kematangan siswa. Proses ujian yang harus selesai dalam 1 tahun bikin siswa punya ritme belajar yang jelas. Guru, profesor, Dan pembuat kebijakan ikut terlibat dalam penyusunannya, jadi ujian itu relevan sama dunia pendidikan titik sistem kayak gini bikin kualitas pendidikan tetap konsisten dari tahun ke tahun.
Nama : Andi Nurfika
BalasHapusNPM : 2386206017
Kelas : VB PGSD
Setelah saya baca yang unik dari Finlandia adalah penilaian buat siswa kejuruan yang lebih menekankan perkembangan diri, bukan sekedar hafalan materi titik siswa dinilai dari penilaian diri wawancara guru, dan juga kerja mereka di tempat kerja. Skala penilaiannya simpel, tapi bisa mengukur kemampuan secara menyeluruh.tanpa ujian Nasional besar-besaran, mereka tetap bisa menjaga standar lewat rekomendasi dari badan pendidikan Nasional. Pendekatan ini mungkin bikin siswa nggak terlalu stres tetapi bertanggung jawab juga atas proses belajarnya.
Nama : Dita Ayu Safarila
BalasHapusKelas : 5 C
NPM : 2386206048
materi ini menekankan pentingnya hubungan positif dan ketenangan guru dalam menghadapi tantangan perilaku siswa seperti ODD. intinya perilaku menentang ODD adalah gangguan nyata yang dapat menganggu efektivitas pembelajaran,strategi kunci bukan hanya disiplin tetapi juga membangun hubungan positif,ketenangan dan konsistensi dan komunikasi dengan nada atau suara yang tenang. menghadapi siswa dengan tantangan perilaku membutuhkan pendekatan manusiawi yang mengutamakan hubungan,ketenangan emosional dan konsistensi berkomunikasi dari guru. Jdi kita harus mampu menjaga suasa aman di kelas bahkan di tengah perilaku menantang
Nama : Dita Ayu Safarila
BalasHapusNPM : 2386206048
Kelas : 5 C
izin bertanya,mengingat pentingnya tetap tenang dan konsisten saat menangani perilaku ODD,satu teknis praktis manajemen emosi apa yang dapat kita latih sejak masa kuliah ini agar kita tidak merespon pertanyaan perilaku menantang siswa dengan kemarahan di masa depan sebagai guru asli?
Nama : Tarenta Syensis Septiani Mbitu
HapusNPM : 2386206068
Kelas : Vb
Hallo Dita Ayu Safarila saya izin menjawab pertanyaan komentar anda yaa. Menurut saya, satu cara yang bisa dilatih sejak sekarang adalah belajar bernapas dan berhenti sejenak sebelum merespon. Misalnya, kalau ada anak yang marah atau menentang, jangan langsung ikut marah. Guru bisa tarik napas dalam-dalam, pikir dulu, baru bicara dengan tenang. Dengan cara ini, guru tetap sabar dan konsisten, anak juga lebih mudah tenang, dan masalah bisa diselesaikan tanpa ada yang tersakiti 😊
Nama : Aprilina Awing
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2386206113
saya ijin menanggapi pak dari materi di atas,
Materi tentang pendidikan di Finlandia ini sangat menarik dan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana negara tersebut memandang profesi guru dan pentingnya pendidikan. Menariknya, mengajar menjadi pilihan utama bagi generasi muda di Finlandia, jauh mengalahkan profesi seperti dokter dan pengacara. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Finlandia menghargai pendidikan dan peran guru dalam membentuk masa depan anak-anak.
Salah satu hal yang menonjol adalah nilai-nilai keadilan dan tanggung jawab sosial yang sangat dijunjung tinggi. Sejak lahir, anak-anak di Finlandia sudah mendapatkan perhatian dalam hal kesejahteraan, dan ini berlanjut hingga mereka dewasa. Dengan pendekatan yang menekankan pada kesejahteraan anak, Finlandia mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, yang terlihat dari kepuasan hidup siswa yang tinggi.
Nama : Aprilina Awing
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2386206113
Ijin menanggapi, dari materi di atas sepertinya Pendidikan di Finlandia juga sangat sistematis dan terstruktur. Ujian Matrikulasi, misalnya, memiliki sejarah panjang dan bertujuan untuk menilai pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai dengan kurikulum nasional. Menariknya, ujian ini tidak hanya mengukur kemampuan akademis, tetapi juga kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Nama : Aprilina Awing
BalasHapusKelas : 5D PGSD
NPM : 2386206113
Saya ijin bertanya pak dari materi yang telah diberikan di atas,
Apa saja sih tantangan yang dihadapi oleh guru di Finlandia dalam menjalankan profesi mereka? Terus bagaimana Ujian Matrikulasi berkontribusi pada kesiapan siswa untuk pendidikan tinggi di Finlandia?
Nama: Ratna Andina
HapusNPM:2386206074
Kelas: 5C PGSD
izin jawab ya, walaupun finlandia keliatannya enak, guru disana juga punya tantangan. ekspektasinya tinggi banget karena gurunya dipercaya penuh, jadi mereka harus bener-bener profesional dan tanggung jawab sama kelasnya sendiri. ga ada yang ngawasin ketat tapi malah itu yang bikin guru harus displin. kalau soal ujian matrikulasi sih ujian ini bukan buat nakut-nakutin siswa tapi buat nguji kesiapan mereka sebelum lanjut kuliah. soalnya lebih ke mikir, analisis, dan mandiri bukan hafalan. jadi pas masuk kuliah siswa udah siap mental dan cara belajarnya.
Nama:Imelda Rizky Putri
HapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Izin menjawab pertanyaan dari Aprilina Awing, jadi walaupun sistem pendidikannya maju, guru di Finlandia tetap punya tantangan, seperti tuntutan profesional yang tinggi karena harus benar-benar menguasai materi dan riset pendidikan, tanggung jawab besar dalam merancang pembelajaran sendiri, serta tekanan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang makin beragam, termasuk siswa dengan latar belakang dan kemampuan berbeda; sementara soal ujian, Finlandia tidak terlalu menekankan ujian nasional, evaluasi lebih banyak lewat asesmen kelas dan kepercayaan pada guru, jadi tantangannya ada pada bagaimana guru menilai siswa secara adil dan objektif tanpa bergantung pada tes standar.
Nama : Tarenta Syensis Septiani Mbitu
HapusNPM : 2386206068
Kelas : Vb
Hallo Aprilina Awing saya izin menjawab pertanyaan komentar anda yaa. Menurut saya, guru di Finlandia tetap punya tantangan walaupun sekolahnya bagus. Tantangannya misalnya harus mengajar dengan cara yang menyenangkan untuk semua anak, mengikuti perkembangan pelajaran, dan membantu anak yang berbeda-beda kemampuannya. Jadi guru tetap harus sabar dan kreatif setiap hari.
Sedangkan Ujian Matrikulasi itu kayak tes terakhir sebelum masuk perguruan tinggi. Ujian ini membantu siswa latihan berpikir sendiri, menganalisis, dan menjelaskan jawaban, jadi mereka siap menghadapi kuliah nanti. Dengan begitu, siswa yang lulus bisa belajar lebih mudah di pendidikan tinggi karena sudah terbiasa berpikir kritis 😊
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Margaretha Elintia
BalasHapusKelas: 5C PGSD
Npm: 2386206055
izin menanggapi ya pak, saya kagum dan setuju melihat finlandia menempatkan guru sebagai profesi yang paling dihormati dan kompetitif, dengan memberikan kepercayaan penuh pada guru-guru terbaik dapat membangun sistem pendidikan yang efektif dan manusiawai.
Nama : Juliana Dai
HapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
Tanggapan dari Margaretha Elintia sudah tepat banget karena menekankan bahwa Finlandia berhasil karena memberi kepercayaan penuh pada guru-guru terbaik yang merupakan profesi paling dihormati dan kompetitif. Tambahan penting dari saya adalah bagaimana komitmen ini memengaruhi sistem ujian mereka. Yaitu, mereka hanya punya satu ujian nasional, yang disebut Ujian Matrikulasi, yang hanya diberikan di sekolah menengah atas umum. Ujian ini juga spesial karena disiapkan dan ditandai oleh komite yang sebagian besar anggotanya adalah guru-guru saat ini atau sebelumnya. Jadi, ini menguatkan poin Margaretha bahwa kepercayaan itu sungguh nyata guru tidak hanya dianggap penting saat mengajar, tapi juga diberi peran sentral dalam menentukan standar dan kelulusan nasional, sehingga ada keselarasan yang kuat antara apa yang diajarkan di kelas dan apa yang diuji.
Terima kaasih bapak untuk materinya bapak, setelah saya membaca materi bapak ini, saya jadi penasaran sama pondasi awal pendidikan Finlandia. Bagian yang menyebutkan keadilan, kejujuran, dan kesetiaan sosial itu diterapkan kuat banget sampai ke cara hidup orang Finlandia. Ini bukan cuma kurikulum di sekolah, tapi sudah jadi budaya. Rasanya konsep pembinaan kesejahteraan yang dimulai sejak lahir sampai dewasa itu bagus banget. Terus, saya juga jadi tahu kalau sistem pendidikan komprehensif buat semua siswa itu sudah mulai dirancang sejak tahun 1950 an dan baru terwujud tahun 1970. Ini menunjukkan kalau perubahan besar itu butuh waktu dan kesabaran yang luar biasa. Mereka punya visi jangka panjang yang jelas dan Komite Pendidikan itu memegang peranan sentral, bahkan sampai berani menyimpang dari tradisi pendidikan Jerman demi menemukan model yang paling cocok buat Finlandia. Itu keren sih, berani beda demi hasil yang lebih baik, kenapa pendidikan mereka unggul, ternyata akarnya sudah kuat banget dari nilai-nilai dasar dan perencanaan yang matang.
BalasHapusDan dari materi bapak ini saya jdi tau tujuan utama pendidikan di sana itu sepertinya benar-benar ingin menjadikan siswa individu yang utuh ( holistik ), yang punya motivasi dari dalam diri buat terus belajar. Kalau siswa sudah punya motivasi diri, pasti mereka akan lebih mandiri dan tidak cuma belajar buat nilai saja.Kaitannya sama Ujian Matrikulasi, saya melihat ujian ini punya peran ganda yang penting. Pertama, dia jadi standar kelulusan dari sekolah menengah atas, dan kedua, dia jadi kunci masuk ke jenjang pendidikan tinggi seperti politeknik atau universitas. Materinya menjelaskan kalau Ujian Matrikulasi ini sudah ada dari tahun 1852, ini menunjukkan betapa berharganya ujian ini buat mereka. Dan yang menarik, ujiannya itu digital sepenuhnya sejak 2019, dan siswa punya banyak pilihan mata pelajaran. Jadi, ujian ini bukan sekadar tes, tapi benar-benar mengukur kematangan siswa secara menyeluruh sebelum mereka melangkah ke tahap selanjutnya.
BalasHapusDi materi bpak ini saya juga suka sama materi bapak pada bagian tentang penilaian siswa kejuruan. Mereka tidak pakai Ujian Nasional seperti siswa akademik, tapi fokus pada pengembangan citra diri positif dan pertumbuhan pribadi melalui penilaian yang dilakukan oleh diri mereka sendiri ( wawancara dengan guru ) dan juga di tempat kerja ( pelatihan kerja ). Nilai kinerjanya juga sederhana, dari 1 sampai 3. Ini menunjukkan kalau di sana, pendidikan kejuruan itu sangat mementingkan keterampilan dan mentalitas kerja yang nyata, bukan sekadar teori di atas kertas. Dalam Ujian Matrikulasi, tes pertama itu wajib menguji kompetensi siswa dalam bahasa ibu mereka ( Finlandia, Swedia, atau Sami ). Ini menunjukkan betapa pentingnya penguasaan bahasa ibu sebagai fondasi dalam pembelajaran. Hal ini memberi kesan bahwa sebelum menguasai hal lain, identitas dan komunikasi dasar harus kuat lebih dulu. Intinya, penilaian di sana itu sangat menghargai perkembangan diri siswa dan fokus pada apa yang betul-betul mereka butuhkan di dunia nyata.
BalasHapusNama: Rosidah
BalasHapusNpm: 2386206034
Kelas: 5B (PGSD)
Materi ini sangat menarik, menambah ilmu saya bagaimana sebuah negara bisa membangun pendidikan yang maju melalui perencanaan yang matang, peran guru yang kuat dan sistem evaluasi yang tertata. Sebagai calon pendidik, saya merasa banyak hal yang bisa kita jadikan inspirasi untuk diterapkan di Indonesia. Saya semakin yakin bahwa perubahan itu mungkin, asal dilakukan konsisten seperti yang dicontohkan Finlandia.
Saya jadi kepo mau searching di youtube seperti apa guru sana mengajar, Terima kasih bapak telah memunculkan rasa ingin tau saya hehe
Nama : Maria Ritna Tati
BalasHapusNPM : 2386206009
Kelas : V A PGSD
Izin menanggapi materi ini,dalam materi ini tuh sangat menarik karena menjelaskan tentang sistem pendidikan di finlandia yang sangat berbeda dan unik.mereka tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga sangat memperhatikan karakter dan kreativitas siswa.guru di finlandia diberikan kebebasan untuk mengembangkan metode pengajaran sesuai kebutuhan siswa, sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.hal ini membuat siswa merasa dihargai dan lebih semangat belajar.saya rasa, negara kita bisa belajar banyak dari finlandia agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik dan menyenangkan.sistem pendidikan di finlandia menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan karakter siswa, sehingga mereka mampu berkembang secara menyeluruh dan tidak hanya fokus pada nilai akademik semata.
Nama : Maria Ritna Tati
BalasHapusNPM : 2386206009
Kelas : V A PGSD
Saya setuju bahwa keberhasilan pendidikan di finlandia tidak lepas dari peran guru yang profesional dan inovatif.guru di sana tidak hanya mengajar, tetapi juga berperan sebagai motivator dan pembimbing.mereka terus mengikuti pelatihan dan berinovasi dalam metode mengajar agar siswa tidak merasa jenuh.selain itu, sistem penilaian di finlandia juga sangat mendukung perkembangan siswa, sehingga mereka bisa belajar sesuai kemampuan dan minatnya masing-masing.ini sangat penting agar semua siswa bisa berkembang dengan baik.guru di finlandia diberikan kebebasan dan pelatihan berkelanjutan untuk mengembangkan metode mengajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga suasana belajar menjadi menyenangkan dan tidak membosankan.
Nama : Maria Ritna Tati
BalasHapusNPM:2386206009
Kelas : V A PGSD
Menurut saya, salah satu hal yang paling menarik dari materi ini adalah tentang pentingnya sistem ujian nasional yang tidak terlalu memberatkan siswa.di finlandia, ujian dilakukan secara serentak dan tidak terlalu menekan siswa, sehingga mereka tidak merasa takut dan stres saat menghadapi ujian.sebaliknya, penilaian lebih menekankan pada proses belajar dan kemampuan siswa dalam memahami materi.kita di Indonesia harus mulai berpikir untuk mengurangi tekanan ujian dan lebih fokus pada proses belajar yang menyenangkan dan bermakna.sistem penilaian di finlandia lebih menitikberatkan pada proses belajar dan kemampuan memahami materi, bukan hanya pada hasil ujian akhir, sehingga siswa tidak merasa takut dan stres saat menghadapi ujian nasional.
Nama : Maria Ritna Tati
BalasHapusNPM : 2386206009
Kelas : V A PGSD
materi ini mengingatkan kita bahwa pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa.finlandia selalu berinovasi dan memperbaiki sistem pendidikannya agar tetap relevan dan mampu menghasilkan generasi yang kreatif dan mandiri.mereka juga menerapkan pendidikan karakter dan otonomi yang tinggi agar siswa mampu berpikir kritis dan bertanggung jawab.semoga di Indonesia,sistem pendidikan kita juga bisa mengikuti jejak finlandia agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.pendidikan di finlandia selalu berinovasi sesuai perkembangan zaman dan menanamkan nilai-nilai karakter, otonomi, dan kreativitas agar siswa mampu bersaing dan mandiri di masa depan.
Nama : Maria Ritna Tati
BalasHapusNPM : 2386206009
Kelas : V A PGSD
Tambahan lagi,saya merasa, keberhasilan finlandia dalam membangun sistem pendidikan yang efektif juga karena mereka melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat.mereka bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung.guru diberikan kebebasan untuk berinovasi, dan siswa didorong untuk aktif dan kreatif.hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga seluruh masyarakat.kita harus mulai membangun kerjasama yang baik agar pendidikan di Indonesia bisa berkembang dan lebih baik lagi.keberhasilan finlandia dalam sistem pendidikannya juga didukung oleh kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, hingga masyarakat, yang bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan siswa.
NAMA : KORNELIA SUMIATY
BalasHapusNPM : 2386206059
KELAS : 5B PGSD
Materi di atas nunjukin bahwa pendidikan di Finlandia memiliki sejarah panjang dan fondasi yang kuat, sehingga tidak mengherankan jika profesi guru menjadi pilihan utama generasi muda. Guru dihargai tinggi karena proses seleksi dan pendidikan guru sangat ketat dan berkualitas. Kondisi ini membuat masyarakat percaya penuh pada profesionalisme guru sebagai kunci kualitas pendidikan. Nilai budaya masyarakat Finlandia seperti keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial juga sangat mempengaruhi sistem pendidikannya. Anak-anak dibimbing sejak lahir hingga dewasa, bukan hanya oleh keluarga tetapi juga melalui layanan publik yang mendukung kesejahteraan mereka. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang aman dan stabil.
Nama: Ratna Andina
HapusNPM:2386206074
Kelas: 5C PGSD
setuju banget sih sama pendapat ini, keliatan kalau pendidikan finlandia itu dibangun serius dari awal, makanya guru jadi profesi yang keren dan dihargai. proses jadi guru juga ga main-main, jadi wajarlah kalau masyarakatnya percaya banget sama guru. nilai-nilai kayak keadilan sama tanggung jawab juga kerasa banget pengaruhnya ga cuma di sekolah tapi juga di kehidupan sehari-hari. anak-anak dibesarin di lingkungan yang aman dan rapi, jadi belajarnya lebih tenang. keliatan sih kalau pendidikan disana tuh diurus bareng, bukan cuma tugas sekolah aja.
Nama : Juliana Dai
BalasHapusNPM : 2386206029
Kelas : V,B
menurut saya, adalah bagaimana Finlandia menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan juga mendapat perlakuan yang dihormati dan berbeda. Materi menyebutkan bahwa tidak ada ujian nasional bagi siswa lulusan sekolah menengah kejuruan. Sebagai gantinya, penilaian hasil belajar dan keterampilan dilakukan di tingkat sekolah oleh instruktur pelatihan di tempat kerja, dan penilaiannya berprinsip untuk mengembangkan citra diri yang positif dan pertumbuhan pribadi. Ini sangat penting, karena perkembangan pendidikan saat ini sering kali terlalu fokus pada jalur akademik. Finlandia mengajarkan bahwa kita harus menghargai jalur kejuruan secara setara, memberi otonomi penilaian pada sekolah dan tempat kerja, dan fokus pada pertumbuhan pribadi siswa kejuruan, bukan sekadar nilai ujian standar.
Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
HapusKelas : 5 B
Npm : 2386206042
setuju julay, bahwa Finlandia memberikan pelajaran berharga dengan menunjukkan penghargaan yang setara pada pendidikan kejuruan, yaitu dengan menghilangkan ujian nasional standar dan malah memberi otonomi kepada sekolah dan tempat kerja untuk menilai siswa berdasarkan keterampilan nyata, wawancara, dan penilaian diri, yang tujuannya adalah membangun citra diri positif dan pertumbuhan pribadi siswa, bukan sekadar nilai.
Nama : Naida Dwi Nur Herlianawati
BalasHapusKelas : 5 B
Npm : 2386206042
pak izin bertanya, kenapa jadi Guru di Finlandia lebih keren daripada jadi Dokter atau Pengacara? Apa yang membuat profesi guru sangat diminati dan dihormati di sana?
Nama:Imelda Rizky Putri
HapusNpm:2386206024
Kelas:5B
Izin menjawab pertanyaan dari Naida, jadi di Finlandia, jadi guru itu dianggap keren karena proses jadi gurunya sangat ketat dan prestisius, nggak semua orang bisa lolos, jadi kualitasnya benar-benar dijaga; guru juga dipercaya penuh oleh negara dan masyarakat, pendapatnya dihargai, gajinya layak, beban administrasi nggak ribet, dan perannya dianggap penting buat masa depan bangsa, makanya profesi guru di sana lebih dihormati dan diminati dibanding dokter atau pengacara.
Nama : Tarenta Syensis Septiani Mbitu
HapusNPM : 2386206068
Kelas : Vb
Saya izin menjawab pertanyaan komentar dari Naida Dwi Nur Herlianawati. Menurut saya, di Finlandia jadi guru lebih keren karena guru dihargai, dipercaya, dan penting sekali untuk masa depan anak-anak. Guru di Finlandia dipilih dan dilatih sangat serius, jadi masyarakat tahu mereka pintar dan bisa mengajar dengan baik. Selain itu, guru punya kebebasan mengajar, bisa kreatif, dan membantu anak belajar dengan cara menyenangkan.
Karena semua orang menghargai guru dan pekerjaan mereka sangat berarti untuk anak-anak, banyak orang mau jadi guru. Anak-anak juga jadi senang belajar karena gurunya keren dan dihormati 😊
Nama: Ratna Andina
BalasHapusNPM:2386206074
Kelas: 5C PGSD
menurut saya disini juga nunjukin kalau pendidikan di finlandia itu ga dibikin ribet dan kejar-kejaran sama nilai. mereka lebih mikirin anaknya nyaman belajar, gurunya dipercaya, dan aturannya konsisten dari awal. anak juga ga ditekan, guru ga dibebani macem-macem, jadi proses belajarnya ngalir ada. dari sini keliatan kalau pendidikan yang santai tapi jelas arahnya malah bisa jalan lebih bagus.
Nama: Ratna Andina
HapusNPM:2386206074
Kelas: 5C PGSD
dan dari materi ini juga ngasih gambaran kalau finlandia ga ribet sama ujian dan peringkat. anak ga terus-terusan dites, tapi lebih diarahkan buat ngerti pelajaran dan berkembang sesuai kemampuannya. guru juga ga cuma jadi pengawas ujian, tapi benerab jadi pendamping belajar. jadi sekilah terasa lebih manusiawi dan ga bikin siswa stress.
Menurut saya, materi ini melihatkan bahwa keberhasilan pendidikan Finlandia tidak bisa terjadi secara instan,akan tetapi melalui perencanaan yang matang dan visi jangka panjang. Pembentukan sekolah komprehensif pada tahun 1970 menjadi tonggak penting karena menekankan pendidikan yang setara bagi semua siswa tanpa pembedaan latar belakang.
BalasHapusDapat kita lihat juga bahwa peran komite pendidikan sangat penting, terutama dalam merumuskan tujuan pendidikan yang berbeda dari tradisi lama. Pendidikan tidak hanya lagi berfokus pada tujuan akademik, tetapi pada pengembangan individu secara utuh, termasuk dalam bentuk motivasi belajar dari dalam diri siswa.
Kesimpulan nya yang bisa saya ambil dalam materi ini menegaskan bahwa sistem pendidikan yang kuat itu perlu membutuhkan landasan filosofi yang jelas, kerja sama antarbagian sistem, serta komitmen keterkaitan,untuk menempatkan perkembangan siswa .
HapusMateri ini menunjukkan bahwa kekuatan utama pendidikan Finlandia terletak pada kualitas guru dan nilai-nilai sosial yang kuat. Profesi guru dipandang sangat terhormat dan diminati oleh generasi muda. Proses pendidikan guru yang ketat dan kompetitif memastikan bahwa hanya calon terbaik yang menjadi pendidik. Hal ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap guru sangat tinggi.
BalasHapusNilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab bersama menjadi dasar sistem pendidikan Finlandia. Sejak lahir, anak sudah mendapatkan perhatian penuh dari negara dan masyarakat. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan, tetapi juga menyejahterakan dan membahagiakan anak. Inilah sebabnya siswa Finlandia dikenal memiliki kepuasan hidup yang tinggi di sekolah.
Materi ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan pendidikan Finlandia bukan hasil perubahan instan, tetapi proses panjang sejak tahun 1950-an. Peran komite pendidikan dan organisasi masyarakat sipil, seperti Asosiasi Guru Sekolah Dasar Finlandia, menunjukkan bahwa pendidikan dibangun melalui kerja sama antara pemerintah, guru, dan masyarakat.
BalasHapusSistem ujian di Finlandia juga sangat menarik. Tidak ada ujian nasional yang menekan semua jenjang. Ujian Matrikulasi hanya dilakukan di sekolah menengah atas umum dan bertujuan mengukur kematangan akademik siswa, bukan sekadar hafalan. Bentuk ujian yang menekankan tulisan terbuka, analisis, dan pemanfaatan teknologi menunjukkan bahwa yang diukur adalah pemahaman dan kemampuan berpikir.
Untuk pendidikan kejuruan, penilaian dilakukan secara lebih manusiawi melalui observasi, refleksi diri, dan penilaian keterampilan nyata di tempat kerja. Hal ini membantu siswa membangun rasa percaya diri dan memahami potensi diri mereka.
Elemen-elemen pendidikan di Finlandia ini memang luar biasa, ya. Fokus ke kolaborasi daripada kompetisi bener-bener bikin lingkungan belajar jadi lebih sehat buat anak. ngasih kita gambaran kalau pendidikan yang simpel tapi tepat sasaran itu justru yang paling efektif.
BalasHapusNama: Hizkia Thiofany
BalasHapusKelas: V A
Npm: 2386206001
Guru adalah kepercayaan dan kunci bagi siswa untuk belajar dimana guru bisa melakukan inovasi dan memecahkan masalah bersama siswa dalam pembelajaran matematika dan siswa lebih giat belajar untuk memahami konsep pembelajaran tersebut selain itu ujian dalam pembelajaran matematika guru menggunakan ujian harian supaya siswa tidak merasa tertekan saat pembelajaran jadi siswa bisa leluasa sambil belajar dan mengasah kemampuan berpikir mereka.
Dan juga guru dapat belajar memahami karakter seorang anak dalam pembelajaran matematika tersebut jadi guru bisa melakukan inovasi kepada siswa untuk belajar lebih mandiri dan bisa memecahkan masalah bersama teman kelas.
HapusNama: Hizkia Thiofany
BalasHapusKelas: V A
Npm: 2386206001
Di finladia guru dan siswa bisa secara kolaborasi dengan berbagai cara yaitu menggunakan teknologi sebagai sumber belajar jadi siswa merasakan semangat belajar dalam pembelajaran matematika dimana mereka belajar yaitu mengenal bangun ruang jadi mereka bisa mengetahui bentuk bangun ruang tersebut.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin menanggapi Pak, saya merasa materi ini sangat menarik karena menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan Finlandia bukan terjadi secara instan, melainkan dibangun dari kepercayaan besar terhadap guru dan nilai keadilan sosial yang sudah mengakar lama. Ketika profesi guru menjadi pilihan utama generasi muda dan proses pendidikannya sangat selektif, hal ini menandakan bahwa kualitas pendidikan dijaga sejak hulunya. Ditambah lagi, perhatian terhadap kesejahteraan anak sejak lahir sampai dewasa membuat sekolah tidak bekerja sendirian, tetapi didukung oleh sistem sosial yang kuat, sehingga siswa bisa belajar dengan lebih tenang dan bermakna.
Nama : Ninda Amelia Saputri
HapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin menambahkan, Pak. Hal tersebut kemudian terasa nyambung dengan sistem evaluasi seperti Ujian Matrikulasi yang tidak sekadar menguji hafalan, tetapi menilai kematangan berpikir dan kesiapan akademik siswa. Saya melihat pendekatan ini selaras dengan filosofi pendidikan Finlandia yang menekankan pembentukan manusia secara utuh, bukan hanya pencapaian nilai. Dari sini saya belajar bahwa kualitas pendidikan tidak selalu ditentukan oleh banyaknya tes atau tekanan akademik, tetapi oleh konsistensi nilai, kepercayaan pada guru, dan keberanian untuk menempatkan perkembangan siswa sebagai tujuan utama pendidikan.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin menanggapi yaa, Pak. Bagian yang menjelaskan bahwa profesi guru menjadi pilihan nomor satu generasi muda Finlandia sangat membuka wawasan saya. Ini menunjukkan bahwa guru benar-benar dihargai, bukan hanya secara moral tetapi juga secara sosial. Ketika pendidikan guru dibuat sangat selektif dan bergengsi, otomatis kualitas pengajar juga terjaga. Saya merasa hal ini berkaitan erat dengan budaya keadilan dan tanggung jawab sosial yang kuat di Finlandia, sehingga pendidikan tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai bentuk pengabdian untuk masa depan bersama.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin memberikan saran dari saya, Pak. Menurut saya materi diatas menarik sekali melihat bagaimana Finlandia tetap memiliki Ujian Matrikulasi nasional, tetapi dengan tujuan yang jauh lebih mendalam dibanding sekadar seleksi atau perankingan. Ujian ini dirancang untuk mengukur kematangan akademik dan kesiapan siswa melanjutkan pendidikan, dengan soal terbuka dan menuntut penalaran. Mungkin pendekatan seperti ini bisa menjadi refleksi bagi sistem evaluasi di Indonesia agar penilaian tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman dan kemampuan berpikir.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin menanggapi lagi, Pak. Menurut saya materi di atas, penjelasan tentang keterlibatan masyarakat sipil seperti Asosiasi Guru Sekolah Dasar Finlandia sangat penting, karena menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh praktisi pendidikan itu sendiri. Ketika guru dilibatkan sejak awal dalam perumusan kebijakan, maka kebijakan tersebut lebih realistis dan sesuai dengan kondisi kelas. Hal ini membuat sistem pendidikan lebih stabil dan dipercaya oleh para pelaksana di lapangan.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Kalau boleh curhat sedikit, Pak. Sebagai mahasiswi pendidikan, membaca materi ini jujur membuat saya membandingkan kondisi Finlandia dengan Indonesia. Di Finlandia, siswa kejuruan pun dinilai dengan pendekatan yang membangun citra diri dan pertumbuhan pribadi, bukan sekadar angka. Saya merasa pendekatan ini sangat manusiawi, karena setiap jalur pendidikan dihargai dengan caranya masing-masing. Andai ke depan pendidikan di Indonesia bisa semakin menghargai proses, karakter, dan keberagaman potensi siswa, saya yakin kualitas pendidikan kita juga akan meningkat secara alami.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin menanggapi yaa, Pak. Menurut saya materi ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan Finlandia tidak hanya karena sistemnya, tetapi karena kepercayaan pada guru, perhatian pada kesejahteraan siswa, dan penekanan pada proses belajar yang manusiawi. Hal ini membuat saya berpikir bahwa pendidikan seharusnya tidak sekadar mengejar nilai atau peringkat, tetapi membangun manusia secara utuh. Nah izin bertanya, Pak. Menurut bapak, apakah pendekatan seperti ini memungkinkan diterapkan di Indonesia dengan kondisi dan budaya pendidikan yang berbeda?
Nama: Nur Sinta
HapusNPM: 2386206033
Kelas: VB PGSD
Izin menjawab pertanyaanmu ya Ninda, Dari yang saya baca pendekatan pendidikan seperti yang diterapkan di Finlandia memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia, tetapi tidak bisa secara langsung meniru sepenuhnya karena bedasarkan materi di atas sistem pendidikan Finlandia menekankan kesetaraan, kepercayaan pada guru, serta pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan siswa. Guru diberikan kebebasan profesional untuk menyesuaikan pembelajaran tanpa tekanan berlebihan dari standar tes nasional, jika dikaitkan dengan kondisi Indonesia yang memiliki keragaman budaya, wilayah dan latar belakang siswa justru nilai-nilai dari sistem Finlandia ini bisa menjadi inspirasi penting, misalnya penekanan pada pembelajaran yang tidak kompetitif, suasana kelas yang aman dan nyaman, serta fokus pada perkembangan siswa secara menyeluruh bukan hanya capaian akademik. Hal-hal ini sebenarnya relevan dan dibutuhkan dalam konteks pendidikan di Indonesia.
Namun tentu penerapannya perlu dilakukan secara bertahap dan kontekstual, Indonesia perlu menyesuaikan dengan budaya sekolah, kesiapan guru, serta kebijakan pendidikan yang berlaku. Jika kepercayaan terhadap guru terus diperkuat dan proses belajar lebih dihargai daripada sekedar hasil akhir, saya yakin pendekatan seperti di Finlandia dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia tanpa harus menghilangkan karakter bangsa sendiri.
Nama : Ninda Amelia Saputri
BalasHapusNPM : 2386206093
Kelas : 5D PGSD
Izin memberikan kesimpulan Pak, dari materi ini terlihat bahwa kekuatan utama sistem pendidikan Finlandia terletak pada konsistensi nilai, kepercayaan terhadap profesionalisme guru, serta fokus pada kesejahteraan dan perkembangan siswa secara utuh. Pendidikan tidak diperlakukan sebagai ajang persaingan berbasis tes semata, melainkan sebagai proses jangka panjang untuk membentuk individu yang adil, mandiri, dan bertanggung jawab. Pendekatan ini menunjukkan bahwa mutu pendidikan yang berkelanjutan lahir dari sistem yang manusiawi, selaras dengan budaya bangsa, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna, bukan sekadar capaian angka.
Nama: Nur sinta
BalasHapusNPM: 2386206033
Kelas VB PGSD
Setelah saya baca ulang materi ini memberikan wawasan penting bahwa peran guru di Finlandia sangat sentral dalam keberhasilan sistem pendidikan, di sana guru dipandang bukan sekedar pengajar tetapi sebagai fasilitator yang profesional dan dipercaya, guru mendapatkan pendidikan yang berkualitas, otonomi dalam merancang pembelajaran, serta penghargaan yang tinggi dari masyarakat. Hal ini memungkinkan guru untuk lebih fokus mendampingi siswa dalam proses belajar, memahami kebutuhan individual, serta menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Pendekatan seperti ini sangat inspiratif karena menempatkan kesejahteraan guru dan profesionalisme mereka sebagai fondasi dalam pendidikan, jika Indonesia dapat terus memperkuat kompetensi guru, memberi ruang kreativitas dalam pembelajaran, serta meningkatkan penghargaan terhadap profesi guru, maka kualitas pendidikan kita juga akan meningkat secara bertahap tanpa hanya berfokus pada nilai atau ujian semata saja.
Nama: Selma Alsayanti Mariam
BalasHapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Ternyata UN disana (namanya Ujian Matrikulasi) cuma untuk siswa di SMA umum saja. itu pun tujuannya buat lanjut ke Universitas. lalu buat anak-anak Sekolah Kejuruan (SMK-nya disana), mereka tidak ada ujian nasional. penilaiannya lebih ke praktek, wawancara, dan penilaian diri sendiri. fokusnya bukan "lulus ujian", tapi "siap kerja".
Nama: Lidia Jaimun
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206091
Profesi guru di Finlandia menempati posisi tertinggi dalam minat generasi muda. Universitas menerapkan seleksi ketat dalam pendidikan guru sekolah dasar. Negara menanamkan nilai keadilan dan tanggung jawab sosial sejak pendidikan awal. Masyarakat mendukung kesejahteraan anak secara berkelanjutan hingga dewasa. Sistem pendidikan menciptakan rasa aman dan kepercayaan publik. Guru menjalankan peran profesional dengan otonomi tinggi. Kondisi ini memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah.
Nama: Lidia Jaimun
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206091
Keberhasilan pendidikan Finlandia berakar pada visi jangka panjang sejak tahun 1950-an. Komite pendidikan merumuskan tujuan pendidikan yang bersifat holistik. Sekolah mendidik siswa sebagai individu utuh dengan motivasi intrinsik. Kurikulum mengintegrasikan bidang tematik lintas disiplin. Pemerintah menetapkan wajib belajar sebagai fondasi sistem pendidikan. Kebijakan ini menghubungkan setiap jenjang pendidikan secara konsisten. Hasilnya terlihat pada pemerataan dan kualitas pendidikan nasional.
Nama: Lidia Jaimun
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206091
Keterlibatan masyarakat sipil memperkuat reformasi pendidikan Finlandia. Asosiasi Guru Sekolah Dasar Finlandia berperan aktif sejak tahun 1946. Organisasi profesi menyuarakan kepentingan guru dan pembelajaran siswa. Pemerintah melibatkan praktisi pendidikan dalam pengambilan kebijakan. Kolaborasi ini menciptakan rasa kepemilikan bersama terhadap sistem pendidikan. Guru tidak sekadar pelaksana kebijakan. Pendidikan berkembang melalui dialog dan kepercayaan.
Nama: Lidia Jaimun
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206091
Ujian Matrikulasi di Finlandia berfungsi sebagai penilaian akhir pendidikan menengah atas umum. Badan independen menyelenggarakan ujian secara nasional dan terstandar. Siswa menunjukkan penguasaan pengetahuan dan kematangan akademik. Ujian mewajibkan kemampuan berpikir mendalam melalui soal terbuka. Sistem digital memperkaya bentuk soal dan konteks penilaian. Ujian ini membuka akses ke pendidikan tinggi. Penilaian menekankan kualitas, bukan sekadar hafalan.
Nama: Lidia Jaimun
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206091
Pendidikan kejuruan Finlandia menerapkan sistem penilaian yang berbeda dari jalur umum. Sekolah kejuruan menilai kompetensi sesuai konteks pembelajaran dan kerja. Guru melibatkan siswa dalam penilaian diri secara reflektif. Instruktur industri berpartisipasi dalam evaluasi keterampilan. Sistem menumbuhkan citra diri positif dan pertumbuhan pribadi siswa. Negara memberikan panduan untuk menjaga kesetaraan penilaian. Pendekatan ini menghargai keragaman jalur pendidikan siswa.
nama:syahrul
BalasHapuskelas:5D
npm:2386206092
Membaca artikel yang bapak bagikan tentang sistem pendidikan di Finlandia ini selalu menarik karena pendekatannya yang terasa sangat berbeda. Mereka gak cuma mengejar nilai, tapi betul berul fokus pada kualitas manusia dan kesejahteraan siswanya sejak dini. Ada kesan kuat kalau sekolah di sana bukan tempat yang menakutkan, melainkan wadah untuk tumbuh secara utuh sesuai dengan minat masing-masing individu.
nama:syahrul
BalasHapusnom:2386206092
kelas:5D
Satu hal yang paling menonjol adalah cara gimana mereka menghargai profesi guru. Di sana, menjadi guru itu pilihan karier nomor satu, bahkan lebih bergengsi daripada jadi dokter atau pengacara. Ini masuk akal karena seleksi masuk ke pendidikan guru sangat ketat. Ketika orang orang terbaik di negara tersebut memilih untuk mengajar, kualitas pendidikan otomatis terjaga tanpa perlu banyak tekanan birokrasi yang rumit.
nama:syahrul
BalasHapuskelas:5D
npm:2386206092
Sistem ujian mereka, terutama Ujian Matrikulasi, juga punya struktur yang fleksibel namun tetap berisi kayak
• Siswa harus lulus tes bahasa wajib kekFinlandia, Swedia, atau Sami.
• Memilih tiga tes tambahan dari bidang bahasa asing, matematika, atau sains humaniora.
• Setiap ujian diberi durasi maksimal 6 jam.
• Sejak 2019, semua proses sudah sepenuhnya menggunakan komputer
nama:syahrul
BalasHapuskelas:5D
npm:2386206092
Selain untuk sekolah umum, jalur kejuruan pun punya cara penilaian yang unik. Bukan malah ujian nasional yang kaku, mereka lebih mengutamakan pengembangan citra diri yang positif. Penilaian dilakukan lewat wawancara dengan guru dan masukan dari instruktur di tempat kerja. Hal ini menunjukkan kalau mereka sangat menghargai keterampilan praktis yang nyata, gak cuma teori di atas kertas.
nama:syahrul
BalasHapuskelas:5D
npm:2386206092
Pada akhirnya, kunci sukses Finlandia terletak pada nilai nilai dasar kayak kejujuran dan keadilan sosial. Mereka percaya kalau setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang setara tanpa memandang latar belakangnya. Visi yang sudah dibangun sejak tahun 1950-an ini terbukti berhasil menciptakan generasi yang punya motivasi belajar tinggi dan tingkat kepuasan hidup yang baik di sekolah.
Hanifah
BalasHapus5C
2386206073
Dari materi ini saya tahu bahasa pendidikan di Finlandia guru tidak hanya mengajar, tapi dipercaya untuk merancang pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. dan ternyata kepercayaan dan penghargaan terhadap guru membuat mereka lebih bersemangat dan bertanggung jawab dalam mendidik generasi muda.
Materi ini berpesan penting bahwa guru bisa menjadi agen perubahan ketika diberi kepercayaan penuh. Sistem Finlandia menunjukkan bahwa guru yang dihargai dan diberi kebebasan akan lebih kreatif, inovatif dan mampir menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
HapusPoin penting dari pendidikan di Finlandia adalah kualitas guru yang tinggi dan kebijakan yang memberi mereka otonomi. Keberhasilan pendidikan Finlandia tidak lepas dari strategi yang menjadikan guru sebagai pilar utama dalam membangun sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
HapusNama : Alya Salsabila
BalasHapusNpm : 2386206062
Kelas : V C
Pak, tulisannya menarik dan membuka wawasan. Dari materi ini terlihat jelas kalau guru di Finlandia sangat dihargai dan dipercaya, sehingga mereka bisa fokus mengajar dengan tenang dan maksimal. Menurut saya, ketika guru diberi kepercayaan dan dukungan yang baik, kualitas pembelajaran juga ikut meningkat. Artikel ini jadi pengingat bahwa peran guru memang sangat penting dalam kemajuan pendidikan. Terima kasih pak sudah berbagi
Nama : Alya Salsabila
BalasHapusNpm : 2386206062
Kelas : V C
Izin bertanya pak, apakah sistem kepercayaan kepada guru seperti di Finlandia bisa diterapkan di Indonesia? terimakasih
Nama : Erlynda Yuna Nurviah
HapusKelas : VB PGSD
Npm : 2386206035
Izin menjawab pertanyaan Alya ya... Sistem kepercayaan kepada guru seperti di Finlandia pada prinsipnya bisa diterapkan di Indonesia, tetapi tidak dapat disalin secara mentah. Di Finlandia, kepercayaan tersebut tumbuh dari proses panjang yang ditopang oleh seleksi dan pendidikan guru yang sangat ketat, budaya kejujuran dan tanggung jawab publik yang kuat, serta sistem pendidikan yang konsisten dan selaras sehingga guru diberi otonomi profesional.
Sementara itu, Indonesia menghadapi tantangan yang berbeda, seperti kualitas dan pemerataan pendidikan guru yang masih beragam, sistem pengawasan yang cenderung administratif, serta budaya takut salah yang menghambat tumbuhnya kepercayaan. Meski demikian, kepercayaan tetap dapat dibangun secara bertahap melalui penguatan pendidikan dan pendampingan guru, pemberian otonomi yang disertai refleksi dan akuntabilitas yang sehat serta pembangunan ekosistem sekolah yang menekankan integritas bukan sekadar kepatuhan. Dengan demikian, fokusnya bukan meniru Finlandia, melainkan membangun sistem kepercayaan versi Indonesia yang sesuai dengan konteks sosial dan budayanya.
Nama: Ajuna
BalasHapusNpm: 2386206018
Kelas: 5A
Kalau dilihat dari sejarahnya, Finlandia tidak membangun pendidikan secara terburu-buru. Mereka pelan-pelan menyusun tujuan, kurikulum, dan sistem sekolah yang saling terhubung. Semua dipikirkan untuk kepentingan siswa, bukan untuk sekadar mengikuti tren atau tekanan internasional.
Nama : Erlynda Yuna Nurviah
BalasHapusKelas : VB PGSD
Npm : 2386206935
Ketika saya membaca paragraf awal saya langsung tertarik dengan penekanan pada keadilan dan kejujuran yang mengakar kuat dalam kehidupan orang Finlandia dan tercermin langsung dalam sistem pendidikannya. Guru dipercaya, siswa dipercaya, dan sistem berjalan bukan dengan tekanan ujian berlebihan, melainkan dengan tanggung jawab bersama.
Nama : Erlynda Yuna Nurviah
BalasHapusKelas : VB PGSD
Npm : 2386206035
Pada awal 2020an, capaian Finlandia yang terus unggul dibandingkan banyak negara OECD dalam membaca, matematika, dan literasi semakin menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak selalu ditentukan oleh banyaknya ujian, tetapi oleh kualitas guru dan budaya belajar. Bagi saya sebagai mahasiswa, ini menjadi pengingat bahwa pendidikan yang kuat berawal dari penghargaan terhadap guru dan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.
Nama: Selma Alsayanti Mariam
BalasHapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Saya izin bertanya pak, ternyata menjadi guru di Finlandia itu lebih banyak peminatnya dibandingkan menjadi dokter atau pengacara ya? mengapa bisa anak muda di sana sangat ingin menjadi guru SD?
Nama: Rismardiana
HapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Halo Selma aku bantu jawab dari pertanyaanmu yah Sel. Kalau yang di jelaskan di materi ini iya betul banget, menurutku peminat di Finlandia itu lebih besar. Di Finlandia, jadi guru SD itu keren dan bergengsi. Kenapa kebanyakan anak muda tertarik sekali di sana. Yah karena guru sangat dihargai, dipercaya penuh mengatur pembelajaran, dan dianggap profesional setara dokter atau pengacara. Selain itu, jadi guru di sana punya makna sosial yang kuat serta ikut membangun masa depan anak dan masyarakat. Jadi bukan cuma soal gaji, tapi soal harga diri, kepercayaan, dan dampak nyata yang bikin banyak anak muda pengen jadi guru.
Nama: Selma Alsayanti Mariam
BalasHapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Saya izin bertanya kembali pak, disana kesejahteraan anak katanya diuruskan sejak lahir sampai besar. apa hubungannya cara hidup jujur dan adil orang Finlandia sama kualitas sekolah mereka?
Nama: Rismardiana
HapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Aku bantu jawab lagi yah Selma. Menurutku yah hubungannya tuh erat banget. Karena orang Finlandia terbiasa hidup jujur, adil, dan peduli satu sama lain kan, terus sekolah juga dibangun dengan nilai yang sama. Anak-anak dirawat dan didukung sejak lahir, jadi saat masuk sekolah mereka datang dengan kondisi yang lebih setara. Sekolah nggak perlu memperbaiki ketimpangan terlalu jauh, tinggal fokus mendidik. Nilai hidup itu bikin sistem sekolah jadi adil, saling percaya, dan kualitasnya ikut naik.
Nama : Muhammad Nur Fauzi
BalasHapusKelas : 5A PGSD
NPM : 2386206003
izin menanggapi pak menurut saya sangat luar biasa melihat profesi guru menjadi pilihan nomor satu bagi anak muda di finlandia bahkan mengalahkan dokter dan hukum karena hal ini membuktikan bahwa masyarakat di sana sangat menghargai pendidikan dasar sehingga orang orang terbaik mau ikut serta mendidik anak anak sejak usia dini
Nama : Muhammad Nur Fauzi
BalasHapusKelas : 5A PGSD
NPM : 2386206003
izin menanggapi lagi pak saya setuju bahwa rasa tanggung jawab bersama terhadap kesejahteraan anak sejak lahir adalah kunci utama kesuksesan mereka karena pendidikan bukan cuma tugas sekolah saja tapi merupakan tugas seluruh masyarakat yang peduli pada keadilan sosial agar setiap anak bisa tumbuh dengan baik dan bahagia
Nama : Muhammad Nur Fauzi
BalasHapusKelas : 5A PGSD
NPM : 2386206003
Izin menambahkan lagi pak hal yang menarik bagi saya adalah tujuan sekolah mereka yang ingin membentuk manusia secara utuh dan bukan cuma mengejar angka saja karena dengan menumbuhkan keinginan belajar dari dalam diri sendiri siswa jadi lebih siap menghadapi masa depan tanpa harus merasa tertekan oleh ujian yang berlebihan
Nama : Muhammad Nur Fauzi
BalasHapusKelas : 5A PGSD
NPM : 2386206003
izin menambahkan pak menurut pendapat saya sistem ujian di finlandia sangat adil dan masuk akal karena memberikan banyak pilihan bagi siswa sesuai dengan bakat mereka masing masing saya setuju dengan cara ini karena ujian yang dibuat oleh guru sendiri akan jauh lebih efektif dalam mengukur kemampuan asli siswa dibandingkan hanya menggunakan satu standar ujian nasional saja
Kalau pendapat saya pak, ini hal yang besar banget. Di Finlandia, guru dipilih melalui proses yang ketat dan mereka diberi pelatihan yang intensif. Jadi bukan asal lulus kuliah terus langsung jadi guru. Itu bikin kualitas gurunya konsisten tinggi, karena memang mereka dipersiapkan dengan serius sebelum masuk kelas.
BalasHapusNama : Shela Mayangsari
BalasHapusNpm : 2386206056
Kelas : V C
Bahwa kuatnya pendidikan Finlandia bertumpu pada kualitas dan kepercayaan terhadap guru, serta sistem ujian yang dirancang untuk mengukur kedewasaan belajar, bukan sekadar hafalan. Menarik melihat bagaimana ujian dan penilaian dijalankan secara adil, fleksibel, dan mudah, sehingga siswa tetap berkembang secara akademik sekaligus memiliki kesejahteraan dan motivasi belajar yang tinggi.
Nama: Rismardiana
BalasHapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Kalau yang aku baca di materi ini, makin kelihatan kalau keberhasilan pendidikan Finlandia itu bukan hasil kebijakan instan, tapi proses panjang yang konsisten dan melibatkan banyak pihak. Faktanya kalau mengajar jadi profesi paling diminati generasi muda di sana menurutku luar biasa. Di banyak tempat, profesi guru sering dianggap opsi cadangan, yang kuliat malahan di tempat kita ini Kalimantan juga profesi guru dianggap biasa aja kan. Beda di Finlandia justru jadi pilihan utama. Dari pandanganku liat dunia pendidikan, ini pasti ada hubungannya dengan cara negara menghargai guru, bukan cuma soal gaji, tapi soal martabat, kepercayaan, dan ruang untuk berkembang. Ketika guru dipercaya dan didengar, wajar kalau profesi ini jadi bergengsi.
Nama: Rismardiana
BalasHapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Dimateri ini menjelaskan nilai-nilai seperti keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial yang menurutku terasa sangat berpengaruh. Karna pendidikan di Finlandia kelihatan nggak berdiri sendiri, tapi nyambung dengan cara hidup masyarakatnya. Anak nggak hanya dipersiapkan untuk lulus ujian, tapi untuk tumbuh sebagai manusia utuh. Ini menurutku beda besar dengan sistem sekolahan di negeriku sendiri sih, yah karna disini terlalu fokus pada ranking dan angka. Dari pengalaman atau pengamatan ku , tekanan akademik yang berlebihan justru sering bikin anak stres dan kehilangan makna belajar. Finlandia menunjukkan bahwa kesejahteraan anak dan hasil akademik itu nggak harus saling bertentangan.
Nama: Rismardiana
BalasHapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Yang menarik juga di materi ini aku melihat peran komite pendidikan sejak tahun 1950-an. Menyrutku mereka benar-benar mikirin ulang tujuan pendidikan, bukan cuma isi pelajaran. Terus gagasan tentang siswa sebagai individu holistik dengan motivasi intrinsik terasa sangat relevan sampai sekarang. Menurutku, ini menjelaskan kenapa sistem mereka relatif stabil: fondasinya kuat dan filosofinya jelas. Jadi perubahan yang terjadi bukan tambal-sulam, tapi pengembangan dari visi awal.
Nama: Rismardiana
BalasHapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Bagian soal ujian, aku juga liat pendekatan Finlandia cukup seimbang. Di satu sisi, mereka nggak membebani siswa dengan ujian nasional berlapis-lapis. Tapi di sisi lain, Ujian Matrikulasi tetap dijaga kualitas dan kredibilitasnya karena disusun dan dinilai oleh para profesional, kebanyakan guru dan akademisi. Ujian ini bukan sekadar hafalan, tapi menuntut kemampuan berpikir, menulis, dan memahami secara mendalam. Ini menurutku sejalan dengan tujuan pendidikan mereka untuk kedewasaan intelektual, bukan sekadar lulus.
Nama: Rismardiana
HapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Tambahan lagi, yang menarik bagiku justru sistem penilaian di pendidikan kejuruan. Nggak ada ujian nasional, tapi fokus pada penilaian diri, dialog dengan guru, dan penilaian di tempat kerja. Pendekatan seperti ini bisa membantu siswa lebih mengenal dirinya sendiri dan kompetensinya, bukan sekadar merasa dinilai dari luar. Penilaian jadi alat belajar, bukan alat menghakimi.
Nama: Rismardiana
BalasHapusNPM: 2386206025
Kelas: 5B PGSD
Dapat aku simpulkan, materi ini bikin aku merasa bahwa kekuatan pendidikan Finlandia terletak pada kepercayaan seperti kepercayaan pada guru, pada siswa, dan pada proses jangka panjang. Mereka nggak terobsesi dengan kontrol berlebihan, tapi fokus membangun sistem yang adil, manusiawi, dan konsisten. Dan menurutku, itu pelajaran besar yang sering kita lupakan ketika bicara soal reformasi pendidikan.
Nama: Selma Alsayanti Mariam
BalasHapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Pantas saja Finlandia pendidikannya nomor satu. karena disana profesi guru itu lebih bergengsi daripada dokter dan pengacara. udah gitu sistemnya tidak kaku, ujiannya saja menggunakan video sama audio. yang paling keren itu sekolah kejuruan mereka, penilaiannya bareng instruktur tempat kerja langsung, jadi benar-benar dipastikan siap kerja bukan hanya modal teori saja.
Nama: Selma Alsayanti Mariam
BalasHapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Finlandia memang beda kelas sekali. bayangkan saja, ujian matrikulasi mereka sudah dalam bentuk digital dari 2019, soalnya interaktif menggunakan grafik dinamis. lalu guru disana itu pilihan paling kompetitif untuk anak muda. intinya mereka tidak hanya mengajar agar pintar saja, tetapi agar siswanya mempunyai motivasi dari dalam diri sendiri.
Nama : Miftahul hasanahh
BalasHapuskelas : 5C
npm : 2386206040
saya penasaran… artikel ini juga menyatakan bahwa tingkat kepercayaan dan dukungan terhadap guru di Finlandia membuat mereka bisa fokus pada pengembangan siswa secara menyeluruh, bukan sekadar nilai ujian. Namun di praktik nyata, seringkali guru di sini terbebani administrasi dan target nilai. Menurut Bapak, strategi apa yang efektif agar guru bisa tetap berfokus pada pengembangan siswa sambil memenuhi tuntutan administratif?
Nama: Selma Alsayanti Mariam
HapusNpm: 2386206038
Kelas: VC
Saya izin bantu menjawab ya mifta, menurut saya kuncinya ada di menyederhanakan administrasi dan menyatukannya dengan proses belajar, jadi guru tidak merasa itu dua beban yang terpisah. misalnya, penilaian yang digunakan untuk laporan administrasi bisa diambil langsung dari aktivitas belajar siswa di kelas, seperti proyek, diskusi, atau refleksi harian. selain itu, sekolah dan pimpinan perlu lebih percaya sama guru. tidak semua hal harus dibuktikan lewat tumpukan laporan. kalau ada kepercayaan, guru jadi lebih fokus ke siswa, bukan hanya ke kertas saja. administrasi tetap berjalan, tapi tidak sampai menghabiskan energi. guru juga bisa kerja kolaboratif, misalnya berbagi perangkat ajar, format penilaian, atau laporan, jadi tidak mengerjakan semuanya sendirian. intinya, selama administrasi dibuat lebih praktis dan tujuannya jelas, guru masih bisa fokus ke pengembangan siswa tanpa merasa terus dikejar target dan angka nilai.
Nama: Stevani
BalasHapusNPM: 2386206045
Kelas: VC
Materi ini menunjukkan bahwa kekuatan pendidikan Finlandia dibangun dari visi jangka panjang, bukan kebijakan instan. Profesi guru yang bergengsi dan sangat selektif mencerminkan kepercayaan negara pada kualitas manusia sebagai fondasi pendidikan. Nilai keadilan sosial, tanggung jawab bersama, dan kesejahteraan anak yang dimulai sejak lahir membuat sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang tumbuh yang aman dan bermakna.
Izin menanggapi pak Materi ini sangat menarik dan membuka wawasan tentang mengapa sistem pendidikan Finlandia sering dijadikan rujukan dunia. Penyajian yang menekankan peran guru sebagai profesi bergengsi, keadilan sosial, serta minimnya tekanan ujian membuat kita sadar bahwa kualitas pendidikan tidak selalu ditentukan oleh banyaknya tes, tetapi oleh kepercayaan, profesionalisme guru, dan kesejahteraan siswa.Yang asik, materi ini tidak hanya menjelaskan apa yang dilakukan Finlandia, tetapi juga mengapa kebijakan tersebut berhasil mulai dari sejarah reformasi pendidikan, peran komite pendidikan, hingga sistem ujian matrikulasi yang selektif namun adil. Ini jadi refleksi penting bagi dunia pendidikan Indonesia pendidikan yang humanis, berorientasi jangka panjang, dan berpusat pada siswa ternyata mampu menghasilkan pembelajar yang bahagia sekaligus berkualitas.
BalasHapusIzin bertanya pak atau teman -teman yg bisa menjawab Mengapa kepercayaan penuh kepada guru justru menjadi kunci keberhasilan sistem pendidikan Finlandia, dan bagaimana risiko yang mungkin muncul jika konsep ini diterapkan tanpa kesiapan budaya dan sistem?
BalasHapusIzin bertanya lagi pak Jika kita sebagai calon guru SD, nilai atau praktik apa dari sistem pendidikan Finlandia yang paling sulit diterapkan di sekolah dasar Indonesia?
BalasHapusNama: Arjuna
BalasHapusNpm: 2386206018
Kelas: 5A
guru dihormati sebagai ahli pendidikan yang kreatif dan berpikir kritis bukan sekadar tenaga pengajar biasa efeknya bukan hanya buat siswa tapi juga bikin pendidikan secara keseluruhan jadi lebih adaptif dan manusiawi
Sangat mengagumkan melihat bagaimana profesi guru di Finlandia mampu mengungguli bidang kedokteran dan hukum dalam hal popularitas, yang membuktikan bahwa masyarakat di sana benar-benar memahami bahwa fondasi utama kemajuan sebuah bangsa terletak pada kualitas para pendidiknya.
BalasHapusPenekanan pada nilai keadilan sosial dan tanggung jawab bersama dalam masyarakat Finlandia memberikan pelajaran berharga bahwa kesuksesan pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum di sekolah, tetapi juga pada ekosistem sosial yang mendukung kesejahteraan setiap individu.
BalasHapusFakta bahwa sistem sekolah mereka terus mengungguli negara-negara OECD lainnya dalam literasi dan sains merupakan bukti nyata bahwa memberikan otonomi serta kepercayaan penuh kepada guru yang terlatih dengan baik adalah strategi yang jauh lebih efektif daripada standarisasi ujian yang kaku.
BalasHapusSaya merasa bahwa komitmen Finlandia dalam membina kesejahteraan anak sejak lahir hingga dewasa adalah bentuk investasi manusia yang sangat visioner, karena mereka memahami bahwa anak yang bahagia dan sehat secara mental akan jauh lebih mudah untuk dididik.
BalasHapusArtikel ini memicu refleksi mendalam bagi saya mengenai perlunya melakukan transformasi besar dalam cara kita menghargai profesi pendidik, agar talenta-talenta terbaik bangsa merasa bangga dan terpanggil untuk mengabdi di dunia pendidikan sebagaimana yang terjadi di Finlandia.
BalasHapusnama:erfina feren heldiana
BalasHapuskelas:5c
menekankan bahwa guru di Finlandia memiliki peran sentral, profesional, dan otonom dalam pengajaran, termasuk membuat keputusan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, merancang materi, dan menilai secara deskriptif. Menurut Bapak, bagaimana kita bisa meniru prinsip otonomi guru Finlandia di Indonesia, mengingat banyak guru masih terikat kurikulum dan standar penilaian yang kaku?
Nama: Finsensos Maria Seno
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206090
Materi ini disajikan dengan penjelasan yang cukup rinci dan mudah dipahami. Setiap bagian materi saling berkaitan sehingga alurnya jelas. Contoh yang diberikan membantu memperjelas isi pembahasan. Dengan adanya materi ini, pemahaman pembaca terhadap topik menjadi lebih baik.
Nama: Finsensos Maria Seno
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206090
Dari materi ini membahas topik yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Bahasa yang digunakan sederhana sehingga tidak sulit untuk dipahami. Penjelasan yang disampaikan juga cukup mendalam dan tidak membingungkan. Hal ini membuat materi ini sangat bermanfaat bagi pembaca.
Nama: Finsensos Maria Seno
BalasHapusKelas: 5D PGSD
Npm: 2386206090
Penyampaian materi ini dilakukan secara runtut dan terstruktur. Setiap poin dijelaskan dengan jelas sehingga mudah diikuti. Materi ini juga memberikan gambaran yang lebih luas tentang topik yang dibahas. Dengan begitu, pembaca dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Nama: Finsensos Maria Seno
BalasHapusKelas: 5DPGSD
NPM: 2386206090
Dari materi ini juga sangat membantu sekali dalam memahami konsep dasar yang dipelajari. Penjelasan yang diberikan cukup lengkap dan disertai penjabaran yang jelas. Hal ini membuat pembaca tidak mudah salah paham terhadap isi materi. Materi ini juga relevan dengan pembelajaran sehari-hari.
Nama : Putri Lestari Pinang
BalasHapusNPM : 2386206081
Kelas : 5D PGSD
izin menanggapi Pak, ternyata ujian matrikulasi adalah ujian nasional standar yang menjadi syarat utama bagi siswa sekolah menengah atas untuk lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas, termasuk ke Universitas Helsinki. katanya Universitas Helsinki, hasil ujian ini sebagai komponen krusial dalam proses seleksi karena nilai yang diperoleh siswa pada mata pelajaran tertentu akan dikonversi menjadi poin penerimaan yang menentukan peringkat calon mahasiswa wah. Sebagian besar program studi sarjana menggunakan sistem jalur cepat melalui seleksi sertifikat, di mana pelamar dapat diterima secara langsung hanya berdasarkan prestasi luar biasa dalam ujian matrikulasi tanpa perlu mengikuti ujian masuk tambahan. Namun, bagi pelamar yang nilainya tidak mencukupi untuk jalur sertifikat, ujian matrikulasi tetap menjadi fondasi pengetahuan yang diuji kembali melalui ujian masuk universitas yang lebih spesifik dan kompetitif.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin menanggapi pak,Materi ini menarik karena menjelaskan bagaimana guru di Finlandia mendapatkan kepercayaan penuh dan dukungan yang besar dari sistem pendidikan. hal ini membuat guru bisa fokus mengajar tanpa terlalu banyak tekanan administrasi. Saya merasa pendekatan seperti ini membuat siswa lebih nyaman belajar karena guru juga lebih tenang.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
HapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin bertanya pak, apakah sistem seperti ini bisa diterapkan di Indonesia meskipun kondisi dan fasilitasnya berbeda?
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin menanggapi pak, pendidikan di Finlandia menekankan peran guru sebagai kunci keberhasilan belajar siswa. Guru diberi kebebasan untuk merancang metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Menurut saya, cara ini sangat membantu guru dalam memahami karakter siswa dan membuat pembelajaran lebih menyenangkan.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
HapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
Bagaimana cara memberi guru lebih banyak kebebasan tanpa mengurangi standar pendidikan?
Nama : Reslinda
BalasHapusKelas : 5C
Npm : 2386206067
Membaca tentang bagaimana guru di Finlandia memiliki otonomi penuh dan sangat dipercaya oleh masyarakat benar-benar membuat saya iri sekaligus termotivasi. Penjelasan Bapak mengenai kualifikasi minimal S2 bagi guru di sana menunjukkan bahwa mengajar memang sebuah keahlian tingkat tinggi yang tidak bisa dilakukan sembarang orang. Artikel ini menjadi pengingat bagi kami, para calon pendidik, untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Nama : Reslinda
HapusKelas : 5C
Npm : 2386206067
Meskipun model guru di Finlandia terlihat sangat ideal, saya agak kurang setuju jika otonomi guru yang terlalu luas diterapkan begitu saja di Indonesia saat ini. Kita harus mengakui bahwa disparitas (kesenjangan) kualitas guru antar daerah di Indonesia masih sangat tinggi. Tanpa adanya pengawasan dan standar administratif yang ketat, otonomi penuh dikhawatirkan justru akan membuat kualitas pembelajaran di daerah pelosok semakin tertinggal dari daerah perkotaan. Bukankah administratif dan supervisi yang ketat masih menjadi pemaksa yang efektif untuk menjaga performa guru di negara seluas Indonesia? Bagaimana menurut pandangan Bapak dan teman-teman?
Nama : Reslinda
HapusKelas : 5C
Npm : 2386206067
Terkait seleksi guru yang sangat ketat di sana (hanya 10% lulusan terbaik yang diterima), bagaimana pendapat Bapak dan teman-teman mengenai kebijakan tersebut jika diterapkan di Indonesia? Apakah hal itu akan membantu meningkatkan martabat guru atau justru membuat kita kekurangan tenaga pengajar?
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
Salut banget sama profesi guru di Finlandia yang sangat dihargai. Tapi kira-kira, apa rahasianya pemerintah sana bisa bikin standar seleksi guru begitu ketat tapi peminatnya tetap membludak? Lalu, apakah beban administrasi mereka sesedikit itu sampai bisa fokus banget ke pengembangan karakter murid?
NAMA:VIRGINIA JAU
BalasHapusKELAS:VD
NPM;2386206089
Setelah saya membaca atrikel ini pak ada salah satu aspek yang paling menonjol dalam artikel ini adalah betapa tingginya prestise dan penghargaan masyarakat Finlandia terhadap profesi guru. Di Finlandia, menjadi guru bukanlah pekerjaan biasa; justru, ia dianggap sebagai salah satu profesi paling bergengsi bahkan di atas profesi seperti kedokteran atau hukum. Hal ini mencerminkan bagaimana masyarakat setempat memandang pendidikan sebagai sesuatu yang sangat fundamental dalam pembangunan bangsa, sehingga mereka menempatkan guru pada posisi yang terhormat sejak awal proses pemilihan tenaga pendidik.
Fenomena ini tidak muncul begitu saja—itu adalah hasil dari seleksi yang sangat ketat, pelatihan mendalam, dan standar profesional yang tinggi, di mana calon guru harus melalui pendidikan tinggi yang intensif dan kompetitif, termasuk program magister yang komprehensif. Dengan demikian, guru di Finlandia tidak hanya dipandang sebagai “pengajar materi”, tetapi sebagai pengembang pembelajaran yang memahami psikologi, pedagogi, dan dinamika pendidikan holistik. Ini jelas menjaga kualitas pendidikan karena hanya mereka yang benar-benar berdedikasi dan terlatih yang mampu menjadi pengajar.
Pendekatan seperti ini memberikan pelajaran penting: ketika sebuah negara menempatkan penghormatan terhadap profesi pendidik di pusat sistemnya, hal tersebut akan memberi dampak positif pada kualitas pembelajaran, motivasi siswa, dan rasa tanggung jawab sosial. Sebuah sistem yang menghargai guru pun akhirnya akan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa secara keseluruhan.
NAMA:VIRGINIA JAU
HapusKELAS:VD
NPM:2386206089
Artikel tersebut juga menekankan bahwa guru di Finlandia beroperasi dalam lingkungan yang sangat menghargai nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diinternalisasi dalam praktik sehari-hari sekolah dan komunitas pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa guru bukan sekadar instruktur akademik, tetapi juga pendamping perkembangan karakter dan sosial siswa.
Satu poin penting yang diangkat adalah hubungan antara kualitas guru dan tujuan pendidikan yang lebih luas yakni membentuk individu yang holistik, bukan hanya mengejar nilai di atas kertas. Guru turut andil membentuk generasi yang mampu berpikir secara kritis, bertanggung jawab sosial, dan memiliki motivasi intrinsik untuk terus belajar sepanjang hidup. Ini sejati dengan prinsip pendidikan hakiki, yaitu pendidikan yang tidak sekedar transfer ilmu, tetapi pengembangan potensi manusia secara utuh—emosional, sosial, hingga intelektual.
Aspek ini mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan semata tentang pencapaian hasil akademis, tetapi membangun kualitas manusia yang siap menghadapi kehidupan nyata. Ketika guru dilatih untuk melihat peran mereka lebih luas dari sekadar mengajar, maka transformasi sistem pendidikan akan menjadi lebih mendalam dan berkelanjutan.
NAMA:VIRGINIA JAU
HapusKELAS:VD
NPM:2386206089
Artikel ini juga menyinggung hubungan antara peran guru dan sistem evaluasi/ujian di Finlandia. Dalam konteks ini, Finlandia memiliki pendekatan yang berbeda dibanding banyak negara lain—ujian tidaklah menjadi fokus utama dalam pembelajaran sehari-hari, melainkan guru memiliki peran besar dalam menilai kompetensi siswa secara menyeluruh, termasuk penilaian formatif yang lebih personal dan mendalam.
Dengan demikian, guru di Finlandia bertanggung jawab bukan hanya dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga dalam mengukur pertumbuhan siswa secara individual. Sistem ini menunjukkan keyakinan bahwa penilaian yang paling valid adalah yang dilakukan oleh mereka yang berada di garis depan pendidikan, yaitu guru itu sendiri. Ketimbang menunggu satu kali ujian besar sebagai penentu segalanya, guru di Finlandia melakukan penilaian berkelanjutan yang fokus pada proses belajar siswa dan kebutuhan personal mereka.
Ini mengajarkan kita bahwa sistem evaluasi yang menghargai proses belajar—dan yang didukung oleh profesionalisme guru—dapat menciptakan suasana pendidikan yang lebih manusiawi, bebas tekanan berlebihan dari tes, serta mendukung perkembangan kemampuan siswa sesuai dengan potensi unik masing-masing.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin menanggapi pak,Artikel ini menekankan pentingnya lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung. Saya setuju karena suasana yang menyenangkan bisa membuat siswa lebih termotivasi dan tidak cepat bosan. Lingkungan yang mendukung juga bisa membantu siswa lebih percaya diri dan berani mencoba hal baru.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
HapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin bertanya pak,Bagaimana Finlandia menyeimbangkan waktu belajar
dan waktu luang siswa supaya mereka tetap fokus, sehat secara mental, dan kreatif di luar kelas?
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin menanggapi pak,Saya tertarik dengan bagaimana guru di Finlandia dipersiapkan secara profesional sebelum mengajar. Pelatihan dan seleksi yang ketat membuat mereka lebih siap dan kompeten. Dengan guru yang profesional, siswa bisa mendapatkan pembelajaran yang lebih berkualitas. Menurut saya, kualitas guru adalah salah satu faktor paling penting dalam pendidikan.
Nama : Yormatiana Datu Limbong
BalasHapusKelas : 5C Pgsd
Npm : 2386206082
izin menanggapi pak,Menurut saya, artikel ini menarik karena menekankan bahwa guru di Finlandia dihargai dan memiliki peran penting dalam pendidikan. Dengan menghargai guru dan memberi mereka kebebasan mengajar, kualitas pembelajaran bisa meningkat. Saya pikir ini berbeda dengan banyak sekolah di tempat lain, di mana guru kadang terasa dibatasi oleh aturan atau kurikulum ketat.
Nama: Arjuna
BalasHapusNpm: 2386206018
Kelas: 5A
waktu baca bagian tentang kepercayaan yang diberikan ke guru di Finlandia. Guru dikasih kebebasan untuk menentukan metode, strategi, dan cara mengajar yang sesuai dengan muridnya. Menurut aku ini penting banget, karena guru yang paling tahu kondisi kelasnya sendiri. Kalau guru terlalu dikekang aturan, pembelajaran jadi kaku dan gak berkembang. Sistem Finlandia ini terasa lebih manusiawi dan lebih menghargai profesionalitas guru.
Nama: Arjuna
BalasHapusNpm: 2386206018
Kelas: 5A
bikin aku mikir bahwa kualitas pendidikan memang sangat bergantung pada kualitas gurunya karena di Finlandia guru dilatih untuk terus belajar terus refleksi dan terus berkembang jadi menjadi guru bukan sekadar profesi sekali jadi lalu berhenti belajar tetapi benar benar perjalanan panjang untuk terus bertumbuh
Nama: Arjuna
HapusNpm: 2386206018
Kelas: 5A
ini bukan hanya memberi gambaran tentang pendidikan Finlandia tetapi juga bisa jadi bahan refleksi untuk pendidikan di Indonesia karena perubahan besar bisa dimulai dari cara mempersiapkan guru cara menghargai guru dan cara memberi kepercayaan kepada guru agar kualitas pembelajaran ikut meningkat
NAMA : KORNELIA SUMIATY
BalasHapusNPM : 2386206059
KELAS : 5B PGSD
guru di Finlandia itu sangat penting dan dihargai oleh masyarakat mereka. Para guru dipilih dari orang-orang yang pintar dan dilatih dengan serius supaya mereka bisa mengajar dengan baik dan memahami kebutuhan setiap murid. Mereka bukan cuma ngajar angka atau pelajaran saja, tapi juga membantu murid belajar dengan cara yang menyenangkan dan membuat mereka paham benar-benar.
guru bisa mengatur cara mengajarnya sendiri sesuai kebutuhan murid, jadi mereka punya kebebasan memilih metode belajar yang paling cocok untuk masing-masing siswa. Ini membuat suasana belajar jadi tidak membosankan dan lebih fokus membuat murid merasa senang serta tertarik belajar.
Hapustidak ada ujian nasional seperti yang ada di banyak negara lain, jadi guru dan murid tidak terlalu takut dengan ujian besar. Penilaian biasanya dilakukan oleh guru sendiri, sehingga murid bisa belajar tanpa merasa tertekan dan guru bisa lebih mengenal proses belajar setiap murid.
HapusMenurut aku, materi ini penting karena ngajarin kita bahwa guru itu bukan cuma pengajar, tapi teman yang membantu murid tumbuh dan berkembang, dan kalau guru dihormati dan dipercayai, suasana sekolah bisa jadi tempat yang lebih baik buat semua murid belajar dan berkembang.
HapusNPM: 2386206060
BalasHapusuntuk sistem pendidikan Finlandia ini keliatan lebih santai tapi justru terarah mreka nggak bikin siswa stres sama ranking atau nilai tapi lebih fokus ke proses belajarnya kayaknya itu kalau sistem kayak gini diterapin anak-anak bisa lebih enjoy gitu sekolah dan nggak takut salah.
NPM : 2386206060
BalasHapusdan ini menarik banget soalnya guru di Finlandia bener-bener dipercaya penuh guru bebas ngatur cara ngajar sendiri tanpa terlalu banyak tekanan aturan Jadi gurunya juga bisa lebih kreatif dan nggak cuma ngejar target nilai doang
Artikel ini sangat menambah wawasan saya sebagai mahasiswa pendidikan. Peran guru di Finlandia ternyata tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai perancang pembelajaran yang profesional dan mandiri.
BalasHapusSetelah membaca artikel ini, saya memahami bahwa kualitas guru menjadi faktor utama keberhasilan pendidikan di Finlandia. Hal ini bisa menjadi bahan refleksi bagi calon guru di Indonesia.
BalasHapusSebagai mahasiswa, saya melihat bahwa kepercayaan penuh kepada guru seperti di Finlandia dapat menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna bagi siswa.
HapusNPM : 2386206060
BalasHapusSekolah di Finlandia kelihatan fleksibel dan nggak kaku dan mreka bebas coba metode belajar yang beda-beda sesuai kebutuhan siswa menurut aku ya ini bagus karena tiap anak kan cara belajarnya nggak sama jadi sekolahnya juga harus bisa menyesuaikan.
Nama :Yasmin
BalasHapusKelas : 5D
NPM :2386206071
Izin menanggapi materi diatas ya pak, pendidikan di Finlandia itu beda banget karena guru di sana bukan sekadar penyampai materi tapi juga menjadi fasilitator belajar yang profesional dan dihormati. Semua guru harus punya gelar master supaya mereka paham teori pendidikan dan keterampilan mengajar sebelum masuk kelas. Guru di Finlandia juga punya kebebasan untuk pilih metode ajar yang sesuai kebutuhan siswa tanpa harus nunggu aturan yang kaku dari pemerintah. Banyak sekolah di sana fokus ke perkembangan siswa, bukan sekadar nilai ujian, sehingga suasana belajar jadi lebih mendukun
Menurut saya pak, sistem pendidikan Finlandia patut dicontoh karena guru dilatih secara serius dan mereka terus belajar selama kariernya supaya kualitas mengajar selalu tinggi. pelatihan dan pengembangan profesional itu bikin guru lebih siap ngadepin berbagai macam siswa dengan kebutuhan yang berbeda‑beda. kualitas guru ini juga bikin suasana kelas jadi lebih nyaman dan siswa bisa belajar dengan lebih maksimal. Mungkin kalau di sini guru dapat dukungan yang sama, suasana belajar di sekolah bisa makin positif.
BalasHapusNama : Yasmin
BalasHapusKelas : 5D
NPM : 2386206071
Terima kasih buat penjelasan nya bapak gentang guru di Finlandia ini, saya jadi lebih ngerti kenapa kualitas guru bisa jadi faktor penting dalam pendidikan. Sistem latihan dan pengembangan profesional yang terus berlangsung jelas bikin guru lebih percaya diri dan siap mengajar dengan metode yang tepat. Saya juga jadi berpikir kalau di sini guru bisa lebih didukung, proses belajar siswa pasti bisa lebih efektif dan menyenangkan
Nama : Putri Anggraeni NPM : 2386206022 Kelas : VB (PGSD)
BalasHapusIzin menanggapi materinya ya, Pak. Artikelnya sangat menarik dan membuka wawasan saya sebagai calon guru. Poin yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana Finlandia sangat memuliakan profesi guru dengan standar kualifikasi yang tinggi (Master) serta memberikan otonomi penuh dalam mengajar. Sistem yang mengedepankan kolaborasi di atas kompetisi dan penghapusan ujian standar nasional terbukti membuat siswa di sana lebih fokus pada proses belajar daripada sekadar nilai.
Terima kasih banyak Pak atas wawasannya, sangat memotivasi saya untuk terus belajar meningkatkan kompetensi sebelum nanti terjun ke dunia pendidikan. Sehat selalu, Pak!